BPN Sebut Prabowo Siap Hadapi Serangan Isu HAM Saat Debat Perdana
Merdeka.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Andre Rosiade tak khawatir bila tudingan pelanggaran HAM kembali diungkit kepada Prabowo Subianto pada debat capres-cawapres pertama. Andre juga tak mempermasalahkan bila masyarakat sipil mempermasalahkan isu HAM di tahun politik.
"Ya silakan saja ditanya tinggal kita jawab, gitu saja kok repot. Kita siap menghadapinya enggak ada masalah. Pak Prabowo menghadapi dan menjawab, No problem," ucap Andre kepada merdeka.com, Jumat (28/12).
Menurutnya, tudingan HAM adalah 'kaset rusak' yang sering diulang tiap lima tahun sekali dalam kontes Pilpres. Prabowo juga sudah menjawab tudingan pelanggaran HAM pada Pilpres 2009 dan 2014 silam.
"Jadi kita tidak khawatir menghadapi itu. Kalau tanggung jawab tanya dong Menkopolhukamnya Pak Jokowi, namanya Wiranto. Yang bertanggung jawab kan saudara Wiranto sebagai Panglima ABRI waktu itu," kata Andre Rosiade.
Sementara, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Arsul Sani menilai, jika ada pihak yang mengungkit kembali keterlibatan Prabowo dalam kasus pelanggaran HAM 1998 merupakan hal berdemokrasi. Menurut dia, hal itu pun tak bisa dilarang.
"Kalau ada elemen-elemen masyarakat sipil yang mengungkit soal itu, maka di zaman demokrasi dan keterbukaan ini, tentu itu hak masyarakat sipil tersebut," kata Arsul saat dikonfirmasi, Jumat (28/12).
Diketahui, debat capres-cawapres pertama dilaksanakan pada tanggal 17 Januari 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta. Debat bertema Hukum, Korupsi, HAM dan Terorisme itu bakal disiarkan oleh TVRI, RRI, Kompas TV dan RTV.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya