Blak-blakan Erwin Aksa dukung Anies-Sandi & tak mau ikuti Golkar
Merdeka.com - Pengusaha sekaligus Politisi Partai Golkar, Erwin Aksa, tampak menghadiri acara pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uni di Posko Pemenangan Anies Sandi Jalan Cicurug. Menteng, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan tersebut Erwin mengaku datang sebagai pribadi bersahabat dengan Anies dan Sandi, bukan sebagai kader Partai Golkar.
"Pertama saya ini adalah kader Golkar dan saya ini pengurus inti di Partai Golkar.
dan yang kedua, saya ini juga berperan di dalam dunia usaha. Tentunya kehadiran saya di sini adalah sebagai pribadi dan membantu sahabat saya Pak Anies dan Mas Sandi," kata Erwin, Selasa, (25/4).
Erwin mengaku membantu memenangkan Anies-Sandi hanya di balik layar. Sebab, dia tak ingin menimbulkan konflik karena Partai Golkar justru mendukung pasangan Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.
"Kita ingin agar supaya perjalanan ini smooth (lembut), perjalanan ini kita bisa membangun hubungan yang lebih baik dengan semua pihak, termasuk teman-teman yang ada di partai-partai pendukung di tempatnya pak Ahok yaitu partai Golkar," ungkap Erwin.
Dia tak menampik punya hubungan dengan dengan Sandiaga. Apalagi mereka lama bersahabat dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Apalagi Erwin mewarisi kursi Ketua HIPMI dari Sandiaga.
"Di HIPMI kami memiliki suatu tali persaudaraan yang sangat tinggi, tiga tahun untuk selamanya. Makanya saya pada saat berusaha untuk menggabungkan Anies dan Sandi, di situlah saya melihat sebuah perjalanan, sebuah takdir, sebuah kesempatan dan saya kira inilah pilihan bagi masyarakat yang didatangkan dan diberikan petunjuk oleh Yang Maha Kuasa," papar Erwin.
Pada masa kampanye Pilgub DKI Jakarta, dia mengakui, lebih panas dibandingkan Pilpres 2014 lalu. Namun, panasnya suhu politik di Jakarta diwarnai dengan kedewasaan warga Jakarta dalam berdemokrasi.
"Pada akhirnya kita melihat kedewasaan demokrasi bangsa Indonesia, kedewasaan demokrasi di masyarakat jakarta. Bahwa semuanya bisa menerima, tidak ada kekacauan dan kekisruhan, semua pihak bisa menerima Walaupun masih ada satu dua yang masih Baper," kata Erwin.
Meski demikian, dia meyakini dalam waktu dekat panasnya tensi politik di Jakarta akan kembali meredam. Sebab semua pihak sudah mulai saling berekonsiliasi.
"Saya kira dalam waktu dekat kita harus ya meluruskan, mengingatkan, merangkul dan kita membawa mereka ke arena atau hal-hal yang positif supaya cita-cita bisa terbangun," terangnya.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya