Bertentangan dengan visi misi, alasan Jokowi tolak dana aspirasi
Merdeka.com - DPR telah mengesahkan usulan program pembangunan daerah pemilihan atau dana aspirasi agar masuk dalam APBN 2016. Namun demikian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sinyal untuk menolak dana aspirasi dengan total Rp 11,2 triliun.
"Ya pemerintah kan ini, enggak setuju. Presiden enggak setuju," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Andrinof Chaniago kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (25/6).
Andrinof menambahkan dana aspirasi tidak sesuai dengan rencana dan visi misi Presiden Jokowi. Bahkan bisa bertabrakan dan terjadi tumpang tindih dengan program-program pemerintahan Presiden Jokowi.
"Nah itu kalau pakai konsep dana aspirasi itu bisa bertabrakan dengan visi dan misi Presiden," tegasnya.
Seperti diketahui, dalam sidang paripurna yang digelar Selasa (23/6) kemarin, DPR sepakat mengajukan dana aspirasi ke pemerintah dengan besaran Rp 20 miliar per anggota per tahun. Dengan jumlah anggota DPR 560 orang, artinya total dana program aspirasi ini sekitar Rp 11,2 triliun.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya