Bertemu Surya Paloh, Presiden PKS Minta Omnibus Law Tidak Disusun Serampangan
Merdeka.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman berkunjung ke DPP Partai NasDem menemui Ketum Surya Paloh, Rabu (29/1). Sohibul berdiskusi soal RUU Omnibus Law dengan Paloh.
PKS tidak ingin omnibus law dibuat serampangan oleh pemerintah. PKS berpandangan bahwa hal itu itu adalah sesuatu yang sangat penting dan harus ditangani betul secara baik.
"Tidak boleh serampangan. Selain karena ini adalah sesuatu yang baru yang kita introduce di pemerintahan Pak Jokowi, juga tentu akan menimbulkan banyak perubahan-perubahan. Bayangkan 79 undang-undang kemudian disatukan menjadi omnibus law. Tentu ini akan menimbulkan sesuatu yang luar biasa," kata Sohibul.
Oleh karena itu, Sohibul menyampaikan kepada Paloh agar pemerintah di dalam menggulirkan Omnibus Law perlu ekstra hati-hati serta dikelola dengan baik. Sohibul tidak ingin draf Omnibus Law yang belum disampaikan kepada DPR, tiba-tiba muncul draf yang sulit dipertanggungjawabkan.
"Nah ini saya kira justru nanti akan menimbulkan persepsi yang buruk sebelum benar-benar undang-undang itu ada," kata dia.
Sohibul menegaskan, PKS sebagai partai politik tidak mau terjebak pada sesuatu yang sifatnya hoaks dan yang beredar tidak jelas sumbernya.
"Maka kedatangan kami ke sini adalah salah satunya kami bertanya langsung kepada Bang Surya yang mana NasDem berada di dalam pemerintahan dan sudah pasti NasDem terlibat dalam penyusunan omnibus law ini," terangnya.
"Jadi kami datang ke sini minta penjelasan dari orang pertama tentang hal itu. Karena kami memandang omnibus law ini sangat penting dan sensitif jika tidak dikelola dengan baik," tukas Sohibul.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya