Bertemu Sultan HB X, Sandiaga diskusi kebangsaan hingga minta doa restu
Merdeka.com - Serangkaian kegiatan akan dilakukan cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, selama di Yogyakarta. Salah satunya, bertemu dengan Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB X.
Sandi tampak tiba pukul 09.00 WIB dan diterima langsung oleh Sultan HB X di Kraton Kilen. Keduanya bertatap muka selama lebih kurang 90 menit.
Pada pertemuan tertutup itu, Sandiaga meminta doa restu kepada Sultan HB X.
"Saya baru saja diterima oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Pak Sultan menerima saya, beliau sebagai senior, sebagai mentor. Kami selalu berdiskusi mulai dari saya meniti karir di HIPMI, di Kadin, sampai terakhir waktu maju di Wagub DKI juga sowan, mohon doa restu sama beliau. Dan sekarang ada tugas baru di Pilpres 2019 ini, beliau memberikan doa restu, dan pandangan-pandangan beliau," ujar Sandiaga, Jumat (12/10).
Selain meminta doa restu, Sandiaga mengaku berbicara banyak hal dengan Sultan HB X. Di antaranya tentang ekonomi, kebangsaan hingga penanganan bencana alam.
"Jadi pertemuannya berlangsung tertutup, empat mata, 1,5 jam atau 90 menit. Pandangan-pandangan beliau tentang bagaimana merajut tenun kebangsaan ini. Bagaimana cita-cita pendiri bangsa ini untuk memastikan bahwa Indonesia terus menjunjung tinggi semangat Bhinneka Tunggal Ika," ungkap Sandiaga.
Sandiaga menerangkan jika Sultan HB X berpesan bahwa keberagaman itu adalah asa kita bersama. Keberagaman juga harus terus memastikan bahwa bangsa jangan terpecah belah.
"Demokrasi itu tidak boleh merusak sendi-sendi kearifan bangsa kita. Demokrasi itu hanya merupakan alat atau kendaraan untuk menuju kemakmuran bangsa," katanya.
Selain itu, Sultan HB X juga sempat mengingatkan agar turut menjaga pelaksanaan Pilpres 2019 sehingga tetap damai.
"Pertama menjaga tentunya agar pilpres ini tetap damai, sejuk, dan rukun. Bagaimana Pilpres ini tidak memecah belah. Apalagi ini kan dua calon. Dua calon ini diawal-awal terlihat alhamdulillah cukup sejuk. Bagaimana ini bisa dijaga," ujar Sandi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan jika Sultan HB X juga meminta agar awalan Pilpres yang sudah sejuk itu bisa dipertahankan hingga akhir Pilpres 2019. Termasuk saat masa kampanye maupun masa pencoblosan.
"Terus jangan sampai nanti di penghujung (Pilpres), begitu eskalasi kegiatan sosialisasi dan kampanye di masyarakat ini benturannya semakin meruncing. Jangan sampai terjadi seperti itu," ungkap Sandiaga.
Sandiaga menambahkan bahwa Sultan juga berpesan agar pasangan nomor urut 02 bisa merajut tenun kebangsaan. Hal ini dianggap penting karena masyarakat Indonesia sudah beragam sejak dulu.
"Harapan beliau bagaimana merajut tenun kebangsaan kita. Bagaimana juga kita menjaga persatuan dan kesatuan seluruh wilayah, berbangsa dan bernegara," tutup Sandiaga.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya