Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bersih-bersih faksi sejahtera di PKS

Bersih-bersih faksi sejahtera di PKS Fahri Hamzah dan Anis Matta. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Kemelut di internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyeruak kepermukaan sebulan belakangan ini. Tak seperti biasanya, partai dakwah ini jarang terbelit konflik antar sesama kader dan menimbulkan kegaduhan di publik.

Sebetulnya, konflik internal PKS sudah tercium sejak digelarnya Musyawarah Majelis Syuro PKS di Bandung pada 9 Agustus - 10 Agustus 2015 lalu. Pemilihan ketua majelis syuro dilakukan terkesan diam-diam dan sunyi tidak seperti yang dilakukan oleh partai politik kebanyakan saat menggelar munas atau kongres.

Tiba-tiba, publik dikejutkan dengan pergantian posisi petinggi di struktur PKS. Salim Segaf Al Jufrie menggantikan posisi Hilmi Aminuddin, kemudian posisi Anis Matta sebagai Presiden PKS, diganti oleh Muhammad Sohibul Iman.

Pucuk pimpinan PKS Salim Segaf Al Jufrie dinilai sebagai faksi keadilan di PKS. Faksi ini yang kemudian diyakini menimbulkan friksi antara kubu 'Keadilan' dan 'Sejahtera' di dalam internal partai dakwah itu. Sang penguasa, faksi keadilan diyakini ingin menyapu bersih jabatan-jabatan strategis di PKS yang selama ini diisi oleh faksi sejahtera.

Setelah berhasil mengganti simbol sejahtera yang diduduki Anis Matta, (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP