Berpaling dari Deddy Mizwar, Gerindra seleksi 5 tokoh untuk Pilgub Jabar
Merdeka.com - Partai Gerindra menutup peluang mendukung Deddy Mizwar dalam Pilgub Jabar tahun 2018. Pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat itu dinilai tidak memenuhi parameter yang diinginkan Prabowo Subianto.
Ketua DPD Gerindra Jabar, Mulyadi mengatakan partainya konsisten akan mengusung calon dari kader.
"Awalnya kami mendukung karena kita menganggap Pak Demiz (Deddy Mizwar) akan mengikuti parameter kita (menjadi kader partai Gerindra). Dalam perjalanannya kan enggak, beliau malah jadi kader Demokrat," ujar Mulyadi saat dihubungi, Senin (28/11).
Dengan begitu, otomatis Mulyadi katakan, dalam konteks target partai, Demiz sudah keluar dari radar dan pihaknya akan mengambil sikap sendiri.
Sikap itu diwujudkan dengan mengundang sejumlah nama calon ke Hambalang untuk menyampaikan visi misi di depan semua tingkatan pengurus dan anggota DPRD fraksi Partai Gerindra seluruh Jawa Barat.
Ada lima nama yang memaparkan visi misinya, yaitu Burhanudin Abdullah, Mayjen Sudrajat, Agung Suryamal, Ketua Apdesi Rezki Enjoy dan Mulyadi.
"Acara itu difasilitasi Pak Prabowo langsung. Untuk sementara mereka diproyeksikan untuk posisi Jabar 1," jelasnya.
Meski begitu, Mulyadi sadar tidak akan bisa berjalan tanpa koalisi. Untuk itu dia akan mengajak PKS dan PAN.
"Memang harus koalisi. Yang (koalisi) zaman now kami hormati. Tapi selama belum mendaftar, semua kemungkinan bisa terjadi. PAN pun menyatakan koalisi (zaman now) belum final. Mungkin komposisinya PKS Gerindra dan PAN," jelasnya.
"Kalau Demokrat belum mengusulkan kandidat, mungkin kita bisa sama-sama. Tapi Pak Demiz jadi kader Demokrat, sementara Gerindra ingin kader yang maju. Jadi ya susah. Karena Gerindra mengincar posisi Jabar 1," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya