Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berlatar kampus UI, mahasiswa beralmamater kuning serukan tolak Ahok

Berlatar kampus UI, mahasiswa beralmamater kuning serukan tolak Ahok Mahasiswa UI tolak Ahok. ©2016 Youtube.com/GEMA Pembebasan

Merdeka.com - Pemilihan Gubernur DKI Jakarta baru akan digelar 19 April 2017 mendatang. Basuki Tjahaja Purnama akan maju sebagai calon petahana. Sejauh ini, Basuki sudah mendapatkan dukungan dari tiga partai, yakni Partai Golkar, Partai NasDem dan Partai Hanura.

Keputusan Basuki, atau akrab disapa Ahok, menuai pro dan kontra. Tak sedikit yang mengungkapkan penolakannya mantan Bupati Belitung Timur itu kembali memimpin DKI, meski banyak pula yang mendukungnya.

Penolakan keras disuarakan oleh kelompok mahasiswa yang menamakan Gerakan Mahasiswa (Gema) Pembebasan Universitas Indonesia. Pria bernama Boby Febrik Sedianto ini menolak Ahok karena dianggap sebagai pemimpin zalim yang gagal menyejahterakan warga DKI Jakarta.

"Dia tidak becus untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran di Jakarta, harga melambung tinggi, bahkan kriminalitas di mana-mana," ujar Boby dalam video berdurasi 1 menit 37 detik yang diambil di depan Gedung Rektorat UI, Senin (5/9).

Tak hanya itu, Boby juga membeberkan sejumlah dugaan kasus korupsi di mana nama Ahok pernah ikut terseret, yakni Sumber Waras, reklamasi. Selain Gema Pembebasan UI, video serupa juga dibuat sejumlah mahasiswa lain di beberapa universitas, seperti Universitas Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Jakarta, dan Universitas Gunadarma.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP