Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Begini cara Ahok hitung jumlah warga sudah ditemui

Begini cara Ahok hitung jumlah warga sudah ditemui Ahok dan Gading Marten. ©2016 Merdeka.com/fikri faqih

Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama, memakai masa kampanye untuk blusukan. Saat bertemu warga, dia kembali kemudian membagi-bagi kartu namanya.

Menurut Ahok, sapaan Basuki, cara ini dipakai agar dirinya bisa dikenal warga. Di kartu nama itu, ada nomor telepon pengaduan yang bisa dipakai warga. Selain agar dikenal, dengan kartu nama yang disebar dia akan menghitung berapa banyak warga yang sudah ditemui.

"Pakai kartu nama. Satu box isinya 100 jadi kalau kita habis satu box ya berarti 100 orang kita temui," kata Ahok saat blusukan di Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (8/11).

Saat ditanya berapa banyak kartu nama yang sudah tersebar, Ahok ‎mengaku tidak tahu. "Saya enggak tahu," tutupnya.

Sebelumnya, Ahok memberikan kartu nama‎nya kepada warga yang berada di sekitar Pasar Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam kartu tersebut terdapat nomor handphone yang dapat dihubungi oleh mereka.

Sepanjang melakukan blusukan, Ahok mengklaim kerap mendapatkan keluhan dan pengaduan masyarakat. Harapannya dengan adanya kartu nama ini dapat mendata permasalahan yang ada.

"Kalau mau melaporkan apa pun bisa ke nomor ini. Keluhan apa pun lapor saja ke sini," katanya di Pasar Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/11).

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP