Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Beda dengan Capim KPK lain, Busyro ikuti uji kelaikan cuma 20 menit

Beda dengan Capim KPK lain, Busyro ikuti uji kelaikan cuma 20 menit Busyro Muqoddas dan Johan Budi. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Muhammad Busyro Muqoddas hadir mengikuti uji kelaikan (fit and proper test) di ruang Komisi III DPR. Tes ini merupakan kedua kalinya bagi Busryo dalam setahun ini.

Karena sudah pernah mengikuti proses ini maka fit and proper test terhadap Busyro hanya berlangsung singkat, sekitar 20 menit. Berbeda dengan Capim KPK lainnya yang berlangsung alot dan mendapatkan kesempatan sesi tanya jawab.

Dalam tahap uji kepatutan ini, Busyro hanya diminta penyataan untuk memilih siap menjadi pimpinan KPK atau Muhammadiyah. Sebab, sekarang dia menjabat sebagai pimpinan Muhammadiyah.

Anggota Komisi III DPR, Arsnul Sani, menuturkan dalam peraturan di KPK menyebutkan adanya larangan jabatan ganda.

"Terkait posisi di PP Muhammadiyah, apa rencana bapak apabila Komisi III memilih bapak? Di dalam Undang-Undang KPK sendiri ada larangan merangkap jabatan, termasuk di organisasi kemasyarakatan," tanya Arsul Sani di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/12).

Busyro menjawab santai. Dia bakal mengikuti keputusan DPR dalam menentukan jabatannya nanti.

"Mereka menyarankan ikuti saja sebagai bentuk penghormatan terhadap DPR. Saya tidak memutuskan sendiri, selalu meminta pendapat pimpinan pusat," jawab Busyro.

Mendengar jawaban tersebut, Pimpinan Komisi III DPR, Benny K Harman menegaskan akan menentukan sikap pada rapat pleno nanti.

"Secepatnya akan dilakukan malam ini, paling lambat besok siang. Mudah-mudahan tidak ada halangan," kata Wakil Ketua Komisi III, Benny K Harman.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP