Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Beberapa ulah caleg gagal pada Pileg 2014

Beberapa ulah caleg gagal pada Pileg 2014 Ilustrasi Pemilu. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Cita-cita melenggang sebagai anggota dewan menjadi impian bagi banyak orang. Tidak sedikit orang yang rela mengeluarkan banyak uang demi meraih suara tertinggi.

Sayangnya, keinginan itu ternyata berbanding terbalik dengan hasil pileg. Kekalahan dalam pemungutan suara, membuat mereka kecewa sehingga berulah di luar batas kewajaran.

Kelakuan ini tentu saja membuat miris. Bayangkan, ketika kampanye mereka berlaku manis, rela gelontorkan uang. Tapi begitu suara minim para caleg keluar sifat aslinya.

Jadi, memang layak orang-orang seperti itu tidak terpilih. Tidak bisa dibayangkan bila mereka duduk di parlemen kelak. Sulit diharapkan akan bekerja untuk rakyat.

Berikut ulah caleg gagal pada pileg 2014 yang dihimpun merdeka.com:

Mengambil kembali sumbangan ke musala

sumbangan ke musala rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Salah seorang caleg Partai Hanura, Miftahul Huda menarik kembali sumbangan material untuk pembangunan sebuah musala karena kecewa terhadap perolehan suaranya pada pemilu legislatif 9 April lalu. Hal itu mengakibatkan pembangunan musala di RT 2 RT 2 Desa Majan, Kecamatan Kedung Waru, Tulungagung, terhambat.

Caleg Partai Hanura itu marah begitu tahu di kampung itu dia cuma dipilih 29 orang. Miftahul kecewa karena perolehan suaranya pada Pemilu Legislatif 9 April 2014 di luar harapan.

Cabut tiang listrik

listrik rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Penarikan sumbangan tidak hanya terjadi pada Miftahul Huda, seorang caleg parpol Golkar dari Dapil I Dumai Timur bernama Aswin mencabut kembali tiang listrik yang diberikannya kepada warga saat kampanye."Ada lima tiang listrik yang dicabut karena perolehan suara Pak Aswin di daerah kami sangat rendah. Ini sangat mengecewakan kami," kata salah seorang tim sukses caleg Golkar tersebut, Ade, Selasa (14/4).

Topik pilihan: Koalisi Partai Islam | Kisruh PPP | Pilpres

Blokir Jalan

rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Pada Jumat 11 April 2014, caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN), Anselmus Petrus Youw dan pendukungnya, nekat menutup jalan masuk Perumahan Satpol PP dengan balok kayu, karena warga setempat tidak memilih dirinya saat Pemilu 9 April lalu. Dia menutup gapura masuk perumahan di Kampung Wadio, Kelurahan Bumi Wonorejo, Nabire, Papua. Tidak itu saja, Bersama dengan pendukungnya, mereka merusak pangkalan ojek dan kantor kepala desa. Mereka juga sempat mengancam petugas TPS dan ketua RT setempat agar perolehan suara caleg yang didukungnya lebih banyak.?"Benar, Anselmus memblokir perumahan karena warga setempat tidak memilih dia," tutur anggota Panitia Pengawas Pemilu Distrik Nabire, Micky, seperti dikutip dari Antara.

Topik pilihan: Koalisi Partai Islam | Kisruh PPP | Pilpres

Tutup akses jalan ke rumah

jalan ke rumah rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sementara itu di Bali, Calon anggota DPRD Kabupaten Klungkung,Bali, dari partai Golkar, I Ketut Rai gagal meraih dukungan mayoritas, menutup akses jalan warga di sekitar rumahnya di Nusa Penida, Sabtu 12 April lalu."Dia kecewa karena tidak mendapatkan suara yang diinginkan dan merasa tidak didukung oleh masyarakat desa ini," kata seorang pria yang rumahnya berjarak beberapa meter dari rumah Ketut Rai, seperti di kutip dari Antara, Sabtu 12 April 2014.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP