Bawaslu sebut 9 daerah rawan isu SARA dan politik uang
Merdeka.com - Badan Pengawasan Pemilu Umum (Bawaslu) menyebut ada beberapa titik kerawanan di beberapa daerah yang akan menggelar Pilkada serentak 2018. Data tersebut dihimpun usai adanya pertemuan dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan beberapa perwira tinggi lainnya.
"Diindikasi kerawanan di daerah Aceh, Papua, Kalimantan Barat, dan tidak tertutup kemungkinan daerah-daerah yang penduduk besar seperti Jawa ada tiga Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah. Dan Sumatera Utara, lalu Sulawesi Selatan. Daerah luar Jawa tali potensi kerawanan menurut kami itu perlu perhatian," kata Ketua Bawaslu RI, Abhan di gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/1).
Abhan mengatakan, kerawanan yang mungkin terjadi misalnya politik uang yang akan dilakukan oleh beberapa pasangan calon. Selain itu, penggunaan isu suku, ras, agama dan antar golongan (SARA) diduga juga akan terjadi pada pesta demokrasi tahun depan.
"Ada tiga dari pantauan kami, maraknya politik uang, merebak isu SARA yang digunakan untuk mendukung pasangan tertentu dan lemahkan pasangan tertentu. Ketiga, penggunaan medsos yang bernada negatif, kampanye hitam bahkan cenderung fitnah. Jadi tiga itu punya indeks kerawanan yang cukup dari kerawanan yang ada," ujarnya.
Pernyataan serupa juga disampaikan Ketua DPP Golkar Zainudin Amali. Dia mengatakan, Aceh, Papua dan Kalimantan Barat telah dianggap rawan oleh pihaknya pada saat Pilkada 2018 nanti.
"Dari 171 ada beberapa yang rawan seperti Aceh, Papua, Kalimantan Barat, terus daerah yang padat seperti Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur," jelasnya.
Dengan adanya beberapa daerah yang rawan pada saat Pilkada 2018 nanti. Golkar berharap agar Kapolri Jenderal Tito Karnavian bisa melakukan pendekatan terhadap beberapa elemen masyarakat atau tokoh agama.
"Makanya kita hindari betul isu-isu yang memancing kerawanan seperti SARA. Kalau SARA diangkat maka sulit untuk memadamkan. Maka Kapolri menyampaikan banyak mendorong faktor-faktor pendingin. Ibaratkan tokoh masyarakat agama untuk mengimbau supaya Pilkada ini Pilkada damai," tandasnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya