Baru sepekan menjabat, Rizal Ramli tantang menteri lain dan Wapres
Merdeka.com - Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan mengumpulkan tiga menteri koordinator lain membahas sinergi antara-kementerian agar tidak memunculkan kegaduhan. Ke depannya diharapkan para menteri Kabinet Kerja bisa satu suara.
Pertemuan berlangsung sekitar 30 menit. Dalam pertemuan kemarin hadir Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Rizal Ramli, serta Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.
Tetapi fakta pasca-agenda itu jauh dari yang diharapkan. Rizal Ramli berkomentar keras menanggapi pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Mantan aktivis itu dengan lantang menantang JK berdebat.
"Gini, kalau mau paham minta Pak Jusuf Kalla ketemu saya kita diskusi di depan umum, ya," kata Rizal usai mengikuti rapat terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/8).
Rizal tersulut karena diminta JK lebih dahulu memahami persoalan sebelum bicara. Bahkan, JK mengatakan, jika manuver Rizal yang baru sepekan jadi menteri sudah ditegur oleh Presiden Joko Widodo.
"Itu sudah ditegur oleh Presiden. Makanya paham dulu, (Garuda Indonesia) tidak pernah beli, baru penandatanganan letter of intent, saya berminat, bukan kesepakatan jual beli," kata JK di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8).
JK menegaskan agar setiap menteri harus memahami setiap perkara sebelum mengeluarkan pernyataan atau komentar. Menurut JK, akan berbahaya apabila seorang menteri yang tidak memahami persoalan, lantas mengeluarkan pernyataan.
"Ya tentu semuanya menteri itu harus paham dulu baru bicara, jangan bicara tanpa paham persoalan, itu berbahaya," kata JK. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya