Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bamsoet sebut semua fraksi setuju PDIP dapat jatah pimpinan DPR dan MPR

Bamsoet sebut semua fraksi setuju PDIP dapat jatah pimpinan DPR dan MPR KIH gelar rapat paripurna tandingan. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo atau yang akrab disapa Bamsoet mengatakan tidak ada lagi perdebatan di antara fraksi soal penambahan kursi pimpinan DPR dalam revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3). Pemerintah dan DPR telah sepakat menambah 1 kursi pimpinan DPR dan 2 di MPR.

PDIP sebagai partai pemenang Pemilu akan mendapat 1 kursi di DPR dan MPR. Namun, perdebatan masih terjadi dalam pembahasan kursi pimpinan MPR. Gerindra dan PKB mendorong pimpinan MPR menjadi 3 kursi.

"Kalau satu kan memang sudah memang disetujui pemerintah untuk PDIP di MPR-nya. Tinggal ada dinamika PKB dan Gerindra mendorong supaya tambah 2," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/2).

Menurut Bamsoet, jika perdebatan soal kursi pimpinan MPR tidak selesai di tingkat Pansus UU MD3 maka akan dibawa ke Badan Musyawarah untuk dilakukan lobi. Jika lobi gagal, maka masalah jumlah pimpinan MPR akan diselesaikan melalui voting di rapat paripurna pada masa sidang sekarang.

"Kalau tidak selesaikan di tingkat pansus Baleg nanti dibawa ke Bamus nanti keputusan terakhirnya di paripurna kita serahkan pada mekanisme yang ada kan ada pilihan-pilihan," terangnya.

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Supratman Andi Agtas mengatakan pemerintah sudah setuju dengan penambahan kursi pimpinan di DPR dan MPR. Kata dia, pemerintah setuju jika ada penambahan satu kursi pimpinan DPR dan dua kursi di MPR.

"Kemarin pemerintah sudah, waktu kita rapat informal. Kita dengan dua tidak menjadi masalah. Di MPR. Tetapi di DPR pemerintah berkeinginan cuma satu," kata Supratman

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP