Bahas RAPBN 2016, petinggi KMP kumpul di Bakrie Tower
Merdeka.com - Anggota Koalisi Merah Putih (KMP) mengadakan pertemuan di Bakrie Tower, Kuningan, Jakarta, Rabu (28/10) malam. Pertemuan itu salah satunya membahas tentang anggaran negar dan ekonomi di tanah air.
Berdasarkan pantauan Merdeka.com, tampak Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto, Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo, dan Ketua Umum Golkar Munas Bali Aburizal Bakri dan Sekjen Golkar Idrus Marham. Adapula Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman dan politisi PKS Fahri Hamzah.
Wakil Ketua Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, pertemuan itu membahas tentang Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2016 dan Pernyetaan Modal Nasional (PMN).
"Salah satunya mengenai RAPBN 2016 dan PMN. Ini yang mau kita diskusikan dengan anggota yang lain," kata Fadli.
Fadli sendiri menyesali keputusan presiden Joko Widodo yang memutuskan Indonesia masuk kedalam Trans Pasific Partnership (TPP). Menurutnya, keputusan Jokowi itu menunjukkan sesuatu yang tak dipikirkan secara matang, karena posisi Indonesia lemah dalam pasar dunia.
"Saya pribadi nyatakan itu rencana ngawur, enggak dipikirkan matang. Kepentingan nasional. Ketika mau bergabung dengan negara orang, Indonesia harus tahu posisinya. Kalau kuat boleh, tetapi Indonesia masih lemah dalam pasar mereka. Menghadapi Asean saja harus berkerja keras ini apalagi masuk TPP," ujar dia.
Ia pun semakin menekankan ketidakmampuan pemerintah Jokowi dalam menyelesaikan persoalan asap di wilayah Sumatera dan Kalimantan.
"Belum mampu, apalagi sekarang. Asap saja nggak bisa, jangan gagah-gagahan sampai ikut TPP," pungkasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya