Bahas Pilgub, Gubernur Sumut Erry Nuradi temui JK
Merdeka.com - Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menemui Wakil Presiden (Wapres) M Jusuf Kalla (JK) di kantor Wapres di Jakarta, Kamis (4/1). Pertemuan berlangsung di tengah kegentingan yang dihadapi gubernur petahana karena terancam kehilangan dukungan dari Partai Golkar.
Tengku Erry hadir bersama anggota DPD RI, Parlindungan Purba dan seorang pemimpin media cetak di Medan. Dalam siaran pers yang diterima wartawan disebutkan, selain bersilaturahmi, mereka juga membicarakan tentang pemilihan kepala daerah (pilkada) di Sumatera Utara 2018.
Erry memaparkan pilkada yang berlangsung di Sumut akan digelar di delapan kabupaten/kota. Kedelapan daerah itu yakni Langkat, Deli Serdang, Batu Bara, Dairi, Tapanuli Utara, Padang Sidempuan, Padang Lawas dan Padang Lawas Utara.
Anggaran yang disediakan APBD Sumut untuk Pilgub dan Pilkada 8 kabupaten/kota se-Sumut mencapai Rp 1,2 triliun. Anggaran itu dibagi untuk tiga peruntukan yakni KPU, Bawaslu dan keamanan. Dia berharap pelaksanaan Pilkada serentak nanti berlangsung sukses. Kebersamaan dan kekompakan masyarakat pun diharapkan bisa terjaga.
"Yang paling mahal adalah kekompakan kita bisa terjaga. Jangan sampai karena beda pilihan, hubungan menjadi kurang baik. Apalagi kita kan sudah pengalaman sejak 2005. Sehingga kondusifitas Sumut sebagai negeri berbilang kaum, bisa jadi contoh bagi provinsi lain di dalam keberagaman dan demokrasi," tegas Erry.
Erry menyebutkan, pesta demokrasi Juni 2018 nanti mudah-mudahan berjalan lancar. "Ya mudah-mudahan ada masukan baik yang penting adalah bagaimana supaya kita semua menjalankan Pilkada dengan kondisi yang smooth, baik," jelasnya.
Pers rilis yang diterima tidak menyinggung apakah masalah pencalonan Tengku Erry atau dukungan Partai Golkar turut dibahas dalam pertemuan itu. Entah ada kaitan atau tidak dengan pertemuan itu, JK merupakan salah seorang sosok berpengaruh di Golkar, partai yang baru-baru ini menyatakan berencana mengalihkan dukungan dari Tengku Erry ke pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah. Tanpa dukungan partai berlambang pohon beringin, gubernur petahana bakal kesulitan mencalonkan diri.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya