Azan Zuhur Berkumandang, Ma'ruf Amin Hentikan Tausyiah
Merdeka.com - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menghentikan tausyiah ketika azan Zuhur berkumandang. Momen tersebut terjadi ketika Ma'ruf memberikan tausiyah peringatan Isra Mi'raj di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (3/4).
Dalam tausyiahnya, Ma'ruf bicara bagaimana manusia harus naik derajatnya (Mi'raj). Dia menyebut masyarakat Sukabumi sudah ada tanda-tanda untuk mi'raj.
Ketika tausiyahnya membicarakan hoaks dan fitnah, terdengar suara azan karena sudah masuk waktu Zuhur. Kurang lebih sudah 25 menit dia bicara, Ma'ruf berhenti bicara.
"Azan ya? Tunggu sebentar dulu," kata Ma'ruf menghentikan tausyiahnya.
Lantas Ma'ruf diam sejenak dan duduk di kursi dekat tempatnya berdiri. Dia sempat menyebut bakal melanjutkan tausiyahnya setelah azan selesai.
"Tunggu sebentar, azan dulu, nanti kita lanjutkan lagi sedikit saja, baru kita akhiri," kata Ma'ruf.
Tausyiah Ma'ruf pun lanjut ketika azan selesai. Dia melanjutkan pidato sampai kurang lebih 10 menit.
Pada bagian akhir, Ma'ruf bicara tentang ekonomi arus baru yang dia gagas. Sistem tersebut bakal dia jalankan apabila terpilih sebagai wakil presiden.
Dia menjelaskan, sistem ekonomi itu bakal berpihak pada ekonomi kerakyatan. Ma'ruf akan mendistribusikan kesejahteraan merata untuk masyarakat Indonesia.
Usai memberikan tausiyah, dilanjutkan pembacaan doa dan zikir dalam rangka peringatan Isra Mi'raj.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya