'Apa Liputan 6 mewakili Gerindra? Berita 7 itu iklan menkop'
Merdeka.com - Ketua DPP Partai Demokrat Achsanul Qosasi membantah jika pihaknya telah melakukan kampanye terselubung dalam advertorial berita 7 yang mulai beredar di sejumlah TV nasional. Menurut dia, iklan itu adalah iklan advertorial Kementerian Koperasi dan UKM.
Achsanul mengatakan, tidak ada kaitannya sama sekali iklan Berita 7 dengan nomor urut Partai Demokrat. Nama Berita 7 sendiri, lanjut dia, pasti diatur oleh produser pembuat iklan.
"Biasanya, nama itu kan terserah produser," kata Achsanul dalam pesan singkat, Kamis (25/7).
Dia pun mencontohkan kasus lain dalam hal acara Liputan 6 yang ada di SCTV sama sekali tidak ada kaitannya dengan nomor urut Gerindra di Pemilu 2014. Contoh lain, kata dia, nama Berita Satu tidak ada kaitannya dengan nomor urut satu peserta pemilu mendatang.
"Liputan 6 juga bukan Gerindra kan? Berita Satu juga bukan Nasdem kan?," cetusnya.
Ikhwal berita 7 yang dituding sebagai kampanye terselubung Demokrat. Menurut Achsanul, iklan itu adalah bagian dari advertorial Kementerian Koperasi dan UKM.
"Kalau berita 7 mungkin itu Promo advertorial-nya Kemenkop," pungkasnya.
Diketahui, iklan Berita 7 sudah mulai beredar di beberapa stasiun televisi nasional. Iklan tersebut memaparkan beberapa program pemerintah yang diklaim sukses demi kesejahteraan rakyat.
Dalam iklan berdurasi kurang lebih 5 menit itu, diperankan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, serta Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan yang juga Ketua Harian DPP Partai Demokrat. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya