Anggotanya hadir saat Menko Luhut jumpa pers, ini kata pimpinan MKD
Merdeka.com - Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) ikut hadir dalam jumpa pers yang dilakukan oleh Menko Polhukam Luhut Panjaitan beberapa waktu lalu terkait kasus pencatutan nama Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (JK) ihwal perpanjangan kontrak PT Freeport.
Kehadiran MKD di acara jumpa pers Luhut tersebut menuai polemik. Karena Luhut adalah orang yang berkepentingan dalam proses penyelidikan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Ketua DPR Setya Novanto oleh MKD.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan kenapa MKD hadir dalam jumpa pers Luhut itu. Dasco mengatakan, Luhut mengundang MKD untuk hadir dalam acara itu.
"Itu undangan resmi bukan Pak Luhut secara pribadi, tapi undangan menggunakan kop kantor Menko Polhukam. Jadi waktu hari Jumat memang ada undangan resmi dari kantor Menok Polhukam kepada ketua MKD, para wakil ketua MKD, dan anggota MKD," kata Dasco di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (14/12).
Politikus Partai Gerindra ini mengaku tak bisa hadir dalam konpers tersebut karena awalnya tak tahu ada undangan. "Cuma karena undangannya itu sampai ketika saya tidak berada di kantor, sehingga saya tidak bisa menghadiri," tuturnya.
Meski begitu, Dasco enggan menilai apakah undangan kepada seluruh anggota MKD tersebut etis atau tidak dilakukan. Sebab, hari ini status Luhut sebagai saksi yang akan dimintai keterangannya oleh MKD pada pukul 13.00 siang.
"Itu kan undangan, saya tak bicara pantas atau tidak," ujarnya.
Sebelumnya, pada Jumat (11/12) Luhut menggelar jumpa pers terkait rekaman perpanjangan kontrak Freeport yang menyeret namanya. Anggota MKD yang hadir dalam acara itu di antaranya, Kahar Muzakkir dan Ridwan Bae yang berasal dari Fraksi Golkar.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya