Anas tersangka, loyalisnya mengundurkan diri dari Demokrat
Merdeka.com - Sesuai pakta integritas yang ditandatangani Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, tersangka korupsi harus mundur dari partai. Begitu juga Anas Urbaningrum yang menjadi tersangka kasus korupsi Hambalang.
Walaupun Anas belum mengundurkan diri, para loyalis Anas sudah lebih dulu menyatakan mundur dari Demokrat. Hal ini sebagai bentuk solidaritas pada Anas.
"Saya sudah menyiapkan surat pengunduran diri. Ini standing politik, salah satu bentuk dukungan. Banyak para senior-senior yang mengatakan loyalis Anas harus mundur, kalau tidak mundur akan menciptakan politik yang tidak kondusif," kata bekas wakil direktur DPP Demokrat M Rahmat di rumah Anas, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (22/2) malam.
Siapa saja yang akan mundur?
"Saya tidak tahu yang lain mengikuti jejak saya atau tidak. Yang jelas ada delapan orang yang mengundurkan diri,' kata Rahmat.
Menurut Rahmat langkah ini bentuk pilihan politik pribadi. Bukan sebagai sikap resmi atau langkah berjamah.
"Ini untuk menjadikan agar kepemimpinan di partai berjalan dengan baik," tutupnya.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya