Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anas: Gede Pasek kawan sejati

Anas: Gede Pasek kawan sejati Anas Urbaningrum resmikan rumahnya jadi Rumah Pergerakan. ©2013 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Setelah mengomentari Dahlan Iskan dan putusan Mahkamah Konstitusi soal pemilu serentak, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum kembali berkicau melalui Twitter. Kali ini, tersangka kasus gratifikasi Hambalang itu bercerita mengenai persahabatannya dengan Gede Pasek Suardika .

Dalam akun Twitternya @anasurbanigrum, Anas menyebut Pasek sebagai kawan sejati. Hal serupa juga disematkan kepada Saan Mustopa , Ma'mun Murod, Yayat Biaro, Mustang, Nur Iswan, Barita Simanjuntak, Sabry Ali, dan Tridianto.

Khusus soal Pasek, Anas menyayangkan pemecatan yang dialami koleganya tersebut. Padahal, Pasek merupakan kader yang sangat mengagumi Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) dan mencintai partainya sendiri.

"@G_paseksuardika dipecat sebagai anggota Demokrat, partai yang dicintainya dan membawanya ke Senayan.#kawansejati.*abah," tulis Anas, Rabu (29/1).

"Karena dipecat sebagai anggota, maka Pasek kemungkinan diganti sebagai anggota DPR . Namanya PAW.#kawansejati.*abah."

"Tapi Pergantian Antar Waktu tidak sesuai UU. PAW-nya juga sangat emosional. PAW karena ketidaksukaan. #kawansejati.*abah."

Tak hanya itu, Anas juga menceritakan kisah perkenalan dan persahabatannya dengan Pasek. Anas mengaku, persahabatan itu dimulai karena keduanya merasa cocok meski belum lama saling mengenal dan baru aktif sebagai kader di Demokrat.

Pertemuannya bermula ketika Anas ditugaskan mantan Ketua Umum Hadi Utomo ke Bali untuk memberikan materi soal Demokrat. Di sana, dia bertemu dengan Pasek yang bertugas sebagai moderator acara.

Di tengah waktu luang, Anas dan Pasek kerap mengisi kekosongan dengan berbincang dan berdiskusi mengenai isu politik dan demokrasi. Keduanya kerap berjalan bersama ketika acara sudah selesai dan saling berbagi cerita.

"Sambil jalan, kami berbagi cerita tentang masa depan partai. Maklum karena sesama aktivis.#kawansejati.*abah."

Sebagai sahabat, Anas menyesalkan keputusan partai memecat koleganya tersebut. Namun, Pasek tetap konsisten melawan kebijakan partai, serta memilih persahabatannya dibanding mengalah.

"Sebagai sahabat, Pasek sangat memuliakan nilai persahabatan. Dalam dunia politik tidak mudah.#kawansejati.*abah."

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP