Anas bikin ormas baru, Demokrat tak gentar

Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo | Sabtu, 29 Juni 2013 17:17




Anas bikin ormas baru, Demokrat tak gentar
Anas jadi saksi di PN Jakarta selatan. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Partai Demokrat menanggapi dingin rencana mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang akan mendirikan organisasi baru. Organisasi itu diberi nama Pergerakan Indonesia .

"Ya boleh-boleh saja. Silakan saja. Sebagai warga negara berhak membentuk apapun juga. Kita hormati," kata Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Marzuki Alie saat ditemui di sela-sela Rapat Koordinasi Partai Demokrat, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (29/6).

Menurut Marzuki, meski dihantam kanan kiri, dia tetap optimis Partai Demokrat selalu berbenah diri. Dia yakin kehadiran organisasi Pergerakan Indonesia yang dimotori oleh Anas, tidak bermaksud menjatuhkan Demokrat.

"Kita usnuzon. Kita berpikir positif. Siapapun bisa bekerja untuk rakyat, negara, melalui apa saja. Jangan berpikir negatif. Yang penting kita selalu introspeksi dan berbenah diri. Yang baik-baik kita teruskan," ujar Marzuki.

Kabarnya, organisasi yang didirikan oleh Anas ini akan bergerak di bidang politik, hukum, dan sosial.

[has]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Partai Demokrat

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Busyro sebut isu konflik pegawai & pimpinan KPK hanya gertakan
  • Menteri Susi sebut aturan konversi LPG makin sengsarakan nelayan
  • Film dokumenter ini bakal ungkap alasan kepopopuleran FROZEN
  • Diserbu ribuan lalat warga di Sukoharjo gelar demo
  • Bayar artis Rp 5,5 juta, agensi B.A.P bantah kontrak budak
  • Kemenkeu gandeng PPATK dan KPK untuk proses lelang jabatan
  • Hamili ponakan hingga melahirkan, hansip tua dituntut 13 tahun
  • Menkum HAM tak mau campuri konflik internal Golkar
  • Ini kronologi pemukulan polisi kepada mahasiswa di musala RRI
  • Video ini memperlihatkan karma itu nyata
  • SHOW MORE