Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum pagi ini berkicau lewat akun twitternya. Sejumlah twit-twit itu berisi tentang dukungannya terhadap pembangunan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru.
Salah satu twit Anas menyatakan bahwa sebenarnya KPK tidak perlu meminta saweran terhadap pembangunan gedung barunya. Karena, tanpa permintaan itu pun, pemerintah dan Komisi III DPR pasti mendukung pembangunan gedung lembaga antikorupsi yang rencananya akan dibangun di Setiabudi, Jakarta Selatan.
Berikut kicauan Anas di twitter dari pengamat merdeka.com, Selasa (26/6):
"@anasurbaningrum: KPK tidak perlu minta saweran untuk bangun gedung. Anggaran negara tersedia alokasinya
"@anasurbaningrum: Saya yakin pemerintah mendukung alokasi anggaran untuk bangun gedung kpk
"@anasurbaningrum: Saya juga percaya DPR (Komisi III) akan mendukung alokasi anggarannya. Tdk ada alasan untuk mengganjal. #gedungkpk"
"@anasurbaningrum: Bahwa butuh proses pembahasan di DPR, itu hal biasa saja. Ada prosedurnya, ada tatacaranya. #gedungkpk"
"@anasurbaningrum: Yg penting DPR jangan memperlambat, menghambat dan mengganjal. Kalau ada kesan lambat, diakselerasi saja. #gedungkpk"
"@anasurbaningrum: Saya sdh minta Pimpinan FPD dan Ketua Komisi III untuk memperlancar prosesnya. Biar segera tuntas. #gedungkpk"
"@anasurbaningrum: Jangankan gedung. Segenap fasilitas yg diperlukan KPK untuk makin bagus kinerjanya, layak didukung Pemerintah dan DPR. #gedungkpk"
"@anasurbaningrum: Pemerintah dan DPR juga harus mengalokasikan anggaran yg cukup untuk Kepolisian, Kejaksaan dan Mahkamah Agung. #gedungkpk"
"@anasurbaningrum: Lembaga2 penegak hukum, baik bersifat tetap maupun sementara, layak didukung dng anggaran dan fasilitas yg memadai. #gedungkpk"
"@anasurbaningrum: Semuanya hrs mjd "anak kandung". Jangan ada pembedaan "anak kandung" dan "anak tiri". Agar semua berkinerja baik. #gedungkpk"
"@anasurbaningrum: Jadi, duduk bersama, bicara jernih dan lengkap, dan saling respek antara KPK dan Komisi III DPR, insyaallah ada solusi. #gedungkpk"
Beberapa waktu belakangan, Anas memang lebih sering berkicau di jejaring sosial ketimbang bicara langsung di publik. Seperti saat namanya ramai dibicarakan karena tak hadir dalam pertemuan di Cikeas, Anas pun memilih memposting komentar-komentarnya soal tim-tim sepak bola yang berlaga di Piala Eropa.
Soal gedung baru, KPK jangan memojokkan DPR
Demokrat: Daripada gedung, baiknya KPK tingkatkan kinerja
Lagi-lagi Anas melawan SBY
Soal gedung baru, KPK harus bisa yakinkan fraksi di DPR
5 Upaya blak-blakan Hary Tanoe menangkan Hanura
Rakyat Jateng memilih hari ini
Pilgub Jateng, ujian lagi buat partai banteng
Pilgub Jateng, nama Jokowi tercatat di TPS 22 Manahan Solo
Ruhut: Jokowi pedagang mebel mau jadi presiden, belum levelnya
4 Jenderal purnawirawan ini kritik kepemimpinan SBY
Pendiri PK: Dulu Anis dan Hilmi miskin sekarang kaya raya
Pendiri PK ramai-ramai serang PKS
PKS heran pelajar di Makassar transfer Rp 2 miliar ke Fathanah
Ada apa Wiranto tampil di X Factor & serahkan hadiah pada Fatin