Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Analisis sederhana benarkah Muhammadiyah dan NU netral di Pilpres?

Analisis sederhana benarkah Muhammadiyah dan NU netral di Pilpres? ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Organisasi islam terbesar NU diharapkan bersikap netral pada Pilpres 2019. Hal ini menyusul ditunjuknya Rais Am NU Ma'ruf Amin sebagai cawapres Jokowi. Sebab antara urusan politik dan agama harus dipisahkan.

Di sisi lain, Muhammadiyah juga diharapkan bersikap sama. Kedua organisasi ini sepatutnya tak terlibat politik praktis agar tak menimbulkan perpecahan. Lalu apakah benar Muhammadiyah dan NU netral di Pilpres?

Muhammadiyah pastikan netral di Pilpres

netral di pilpres rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Muhammadiyah telah mengambil sikap tegas di tengah panasnya peta politik menjelang Pemilihan Presiden. Muhammadiyah tidak memberikan dukungan kepada salah satu calon presiden maupun wakil presiden. Karena dukungan politik merupakan tugas partai politik, bukan organisasi keagamaan.

Muhammadiyah tidak mendorong kadernya bergabung sebagai timses. Baik di kubu Joko Widodo maupun Prabowo Subianto. "Kan kalau dari organisasi mendelegasikan individu jadi timses, jadi politik praktis, itu bukan wilayah Muhammadiyah," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti kepada Liputan6.com, Selasa (14/8).

Ada mantan petinggi Muhammadiyah di kubu Prabowo-Sandiaga

petinggi muhammadiyah di kubu prabowo sandiaga rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Meski Muhammadiyah mengaku netral di Pilpres 2019, namun tak bisa dipungkiri jika mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Amien Rais berada di barisan kubu Prabowo-Sandiaga. Ini bisa saja berpengaruh kepada anggota Muhammadiyah yang akhirnya terlibat politik praktis.

Apalagi Prabowo-Sandiaga sudah mulai mendekati Muhammadiyah untuk meminta dukungan. "Kami berharap bahwa Muhammadiyah bisa membuka pintunya untuk kami, untuk melaksanakan diskusi ilmiah, kajian ilmiah, supaya kita bisa maju ke rakyat berdasar fakta dan bukan selera," kata Prabowo di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Senin (13/8).

Cawapres Jokowi berasal dari NU

berasal dari nu rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ma'ruf Amin dipilih Joko Widodo mendampinginya di Pilpres 2019. Ma'ruf merupakan Rais Aam Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU). Melihat hal ini bukan tak mungkin bila NU akan menjadi yang terdepan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Meski begitu Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj mengingatkan PBNU tidak mendukung capres cawapres tertentu karena hal itu urusan partai politik. PBNU hanya mendoakan pasangan capres dan cawapres yang terbaik untuk Indonesia.

"Kalau NU enggak dukung-dukungan. Partai politik yang dukung itu. Kalau NU mendoakan, NU kan bagian itu, istighosah," jelas Said Aqil di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (8/8) petang.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP