Amien Rais: Saya seperti nunggu pasien, salah-salah bisa mati
Merdeka.com - Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengaku senang jago sekaligus besannya, Zulkifli Hasan, terpilih menjadi ketua umum partai periode 2015-2020 setelah menang voting melawan Hatta Rajasa, dalam Kongres IV di Nusa Dua, Bali, Minggu (1/3). Namun, diakui Amien, penghitungan suara sehabis voting itu sempat membuat jantungnya berdebar.
"Jadi kejadian yang tadi malam itu sangat mendebarkan karena kalau kita lihat yang menang tipis," kata Amien di Hotel Mulia Nusa Dua, Senin (2/3) dini hari.
"Untuk menghibur diri, kalau kita menang dan tipis menangnya, bahagia. Jadi masih menang. Tipis, tapi kan menang. Bahwa saya tahu beliau-beliau (kubu Zulkifli) ini kerjanya siang malam dan keras," kata Amien soal keunggulan tipis 6 suara Zulkifli atas Hatta.
Mantan Ketua MPR ini pun mengaku menghadap kiblat ketika suara dihitung. "Saya daripada senam jantung lebih baik menghadap kiblat, agar berpikir jernih," ujarnya.
"Saya seperti menunggu pasien, salah-salah bisa mati," ujarnya.
Dalam perhitungan, kata Amien, Hatta sempat unggul beberapa angka. "(Doa) Saya ya Allah, ya Allah, semoga PAN tetap hidup. Begitu menang saya sujud syukur, sampai menangis saking gembiranya," ujar Amien yang mendukung penuh Zulkifli ini.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya