Amien Rais minta Jokowi undang elemen bangsa sebelum reshuffle
Merdeka.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais menegaskan bahwa dukungan PAN ke pemerintah tak bisa dijadikan landasan kuat mengurus negara. Maka dari itu, dia menyarankan agar pemerintah mengundang berbagai elemen masyarakat untuk duduk bersama membahas masalah negara.
"Menurut saya resep saya bukan hanya PAN masuk, ini ecek-ecek. Saya punya resep yang cepleng, yaitu Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai pimpinan nasional itu duduk kemudian mengundang seluruh elemen yang penting bagi bangsa ini," kata Amien di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/1).
Menurut Amien, Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla harus mengundang berbagai tokoh ke Istana Merdeka. Beberapa di antaranya ialah pimpinan teras TNI, pimpinan teras Polri, ketua lembaga tinggi, pimpinan partai-partai besar yang lolos kemarin, kemudian undang tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh intelektual, pemred-pemred besar, dan kalau perlu LSM.
"Duduk kemudian digelar di meja itu masalah apa yang kita hadapi. Setelah itu baru bicara reshuffle, baru bicara perubahan dan lain-lain," tuturnya.
Sebab menurutnya tak baik juga jika terus-menerus melakukan reshuffle. "Kalau hanya reshuffle tambal sulam, itu mungkin bongkar pasang kedua kali belum tentu menyembuhkan. Apalagi kalau reshuffle sering terjadi sementara kita tidak punya kepemimpinan yang kuat, itu nanti hanya seperti angin mamiri saja, tidak sungguh-sungguh membawa perubahan," ujarnya.
Amien menjelaskan, bahwa tidak ada salahnya mengundang elemen nasional tadi itu lantas berembug untuk mencari apa yang perlu diperbaiki mendesak. Selain itu, perlu dicari solusi mengenai masalah menyangkut negara.
"Lantas kalau bangsa ini memikul betul-betul masalah bangsa yang berat ini, itu akan jadi ringan," pungkasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya