Akbar Tanjung: Jika Setnov terbukti salah, Partai Golkar tak membela
Merdeka.com - Kader Golkar mulai melancarkan manuvernya dalam pengusutan kasus yang melibatkan Setya Novanto di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR. Beragam cara dilakukan, termasuk menggulirkan wacana pembentukan Pansus Freeport dengan dalih membongkar aktor di belakang kasus ini, sehingga serangan tidak mengarah ke Setya Novanto.
Partai Golkar hanya akan melakukan pembelaan jika Setya Novanto tidak terbukti bersalah. Namun jika MKD memutuskan kadernya bersalah, maka tidak perlu lagi ada pembelaan. Dewan Pembina Partai Golkar, Akbar Tanjung mengatakan, sikap resmi partainya akan dikeluarkan jika sudah ada keputusan MKD.
"Tentu kita akan lihat nanti, bagaimana posisi Partai Golkar. Kalau memang ada kesalahan, kalau memang dianggap salah, tentu tidak mungkin akan dibela. Tetapi kalau ternyata tidak bersalah, wajar untuk dibela. Itu saja ukurannya," kata Akbar Tanjung di Universitas Brawijaya Malang, Senin (30/11).
Selain keputusan MDK, opini masyarakat juga dijadikan pertimbangan untuk penentuan sikap Partai Golkar atas kasus ini. "Tentu kita juga mempertimbangkan penilaian masyarakat, opini publik, itu harus menjadi dasar untuk memberikan pembelaan juga. Kuncinya sekarang ada di MDK," tegasnya.
Pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada MKD meski jika berkaca pelanggaran yang pernah dilakukan Setya Novanto beberapa waktu lalu saat bertemu dengan calon Presiden Amerika Donald Trump, dan kasus Setnov berhenti begitu saja.
"Kita tunggu saja yang dilakukan MKD," tegasnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya