Ahok janji laporkan semua dana kampanyenya
Merdeka.com - Calon petahana Basuki Tjahaja Purnama mengaku tidak masalah dengan adanya pembatasan sumbangan dari relawan untuk bakal pasangan calon yang didukung. Bahkan, dia memastikan, sistem keuangannya akan transparan dan dapat diketahui semua pihak.
Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI menetapkan biaya sumbangan maksimal Rp 75 juta bagi individu dan Rp 750 juta bagi perusahaan yang ingin menyumbang bakal calon pasangan yang ingin didukungnya.
"Sederhana kan, satu orang (sumbangan) pribadi enggak boleh kasih lebih dari Rp 75 juta kan. Perusahaan Rp 750 juta. Kalau orang cuma mau nyumbang Rp 50 juta enggak apa-apa kan? Yang penting semua transfer, masuk," katanya di Balai Kota Jakarta, Selasa (4/10).
Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengungkapkan, nantinya para pendukung Ahok-Djarot dapat menyumbangkan melalui rekening bank yang akan segera dibuka. Sebab nanti rekening tersebut akan dilaporkan atau diberitahukan kepada KPU DKI.
"Kita juga baru buka kan rekening banknya, nanti kalau sudah ditetapkan, akan kita buka (rekening). Jadi kalau mau, mereka silakan sumbang," terangnya.
Mantan Bupati Belitung Timur ini menambahkan, dengan kegiatan makan bersama yang rencananya akan digelar oleh relawannya tidak akan terkendala. Sebab setiap kegiatan kampanye yang akan dilakukan tetap akan dilaporkan ke KPU DKI.
"Kalau makan semua juga bisa kan, bisa dilakukan oleh partai, bisa dilakukan oleh aktivis, silakan saja. Mereka daftar semua. Teman Ahok akan mendaftarkan (kegiatan makan bersama) ke KPU termasuk semua uang yang keluar masuk. Lengkap semua," tutupnya.
Sebelumnya, Ketua KPU DKI Sumarno mengatakan adanya pembatasan sumbangan dana kampanye dari relawan atau simpatisan sebesar Rp 75 juta untuk individu dan Rp 750 juta bagi perusahaan. Sementara tidak ada batasan sumbangan dana kampanye dari calon ataupun partai politik yang mendukung pasangan calon tersebut. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya