Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahmad Dhani sebut menghakimi Setnov ibarat terduga maling dipukuli

Ahmad Dhani sebut menghakimi Setnov ibarat terduga maling dipukuli Ahmad Dhani. ©2013 Merdeka.com/kapanlagi

Merdeka.com - Musisi Ahmad Dhani tiba-tiba mendatangi DPR guna menyampaikan dukungan pada Ketua DPR Setya Novanto. Hal tersebut lantaran Setya terseret kasus pelanggaran etik yang saat ini masih dalam tahap persidangan di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Dhani menuding bahwa Setya sudah dihakimi media. "Dalam hal ini saya itu pernah mengalami seperti ini, saya pernah dihakimi oleh media, secara serius, pernah rasakan apa yang rasakan Pak SN, ada yang mulai terlalu jauh berpihak, tidak sebut semua tapi banyak," kata Dhani di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (14/12).

Dhani mengakui bahwa dirinya tak terima Setya diadili. Menurutnya masalah mencatut nama Presiden Jokowi untuk memperlancar perpanjangan kontrak PT Freeport bukan salah Setya semata.

‎"Siapa saja menghakimi SN melihat orang duga maling di kampung lalu dipukulin, saya sendiri kalau ada kejadian itu tidak terima. Ini bukan SN saja, siapa saja kalau massa main hakim sendiri saya tidak terima," tuturnya.

Pendukung pasangan Prabowo-Hatta dalam Pilpres 2014 kemarin ini mendukung agar MKD bekerja dengan tegas. "Saya lihat ada beberapa orang main hakim sendiri, padahal jelas ada sidang MKD. MKD harus tegas sebagai orang mulia.

Seperti diketahui Dhani datang ketika MKD menggelar sidang etik keempat dengan memanggil Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan guna didalami keterangannya. Kasus ini berawal dari dugaan yang dilaporkan Menteri ESDM Sudirman Said pada MKD.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP