Aher ancam pecat ASN tak netral di Pilkada serentak 2018
Merdeka.com - Gunernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) mengancam memecat aparatur sipil negara (ASN) yang tidak netral dalam Pilgub Jabar. Dia mengingatkan kepada setiap abdi negara untuk tidak macam-macam apalagi ikut berkampanye maupun menjadi tim sukses salah satu calon gubernur.
"kalau ada yang terbukti (tidak netral) saya pecat," katanya saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (18/1).
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Aher ini meminta ASN untuk mendukung penyelenggara pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU). Caranya bisa dengan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk meningkatkan partisipasi pemilih.
Ketua Deks Pilkada Jawa Barat Iwa Karniawa menyebut, dalam pelaksanaan Pilkada ada 19 orang Petahana Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang terdiri dari 9 Kabupaten dan 6 Kota yang ikut berkontestasi di Pilkada Serentak 2018.
Para petahana itu berasal dari 8 Bupati (Tasikmalaya, Kuningan, Subang, Garut, Cirebon, Sumedang, Ciamis, dan Purwakarta), 3 Wakil Bupati (Garut, Majalengka, dan Ciamis), 5 Walikota (Cirebon, Banjar, Bogor, Bekasi, dan Bandung), serta 3 Wakil Walikota (Bekasi, Sukabumi, dan Bandung).
Mereka sudah menaati Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 dengan mengajukan permohonan cuti di luar tanggungan negara kepada gubernur. Langkah lain yang sudah ditempuh adalah, Iwa sudah menyebarkan surat edaran terkait pedoman atau aturan serta pemetaan petahana yang berlaga dalam Pilkada Serentak 2018.
Pedoman tersebut telah disosialisasikan kepada bagian pemerintahan dan sekretariat DPRD kabupaten/kota pada rapat tanggal 7 Desember 2017.
"Pemetaan ini sebagai acuan bagi pemerintah kabupaten/kota dan pemprov dalam melakukan fasilitasi administrasi kepala daerah, wakil kepala daerah dan anggota DPRD yang mencalonkan diri tahun ini," tutupnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya