Agung Laksono geram spanduk dirinya di DPP dicopot saat Ical datang
Merdeka.com - Saat kedatangan Ketua Umum Golkar Versi Munas Bali Aburizal Bakrie ke Kantor DPP Golkar siang tadi saat melakukan pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Yorrys Raweyai di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta spanduk gambar Agung Laksono dicopot. Saat pertemuan itu, ternyata satpam yang berjaga di Kantor DPP Golkar, Slipi meminta spanduk yang terpasang di tangga masuk dengan gambar Agung Laksono beserta Sekjennya Zainuddin Amali dicopot.
Ternyata, pencopotan hal itu cukup membuat Agung Laksono gerah. Hal itu lantaran permintaan pencopotan spanduk bergambar dirinya itu ia anggap sebagai langkah memicu kembali provokasi di tengah langkah islah yang sedang ditempuh.
"Saya kira hanya imbau jangan memulai provokasi-provokasi yang mencederai islah yang bagus kemarin. Soal sikap arogan itu saya kira nggak perlu lah. Ya dicopot pasang lagi," kata Agung di Kantor DPP Partai Golkar, Senin (2/11).
Tak lama setelah melontarkan pernyataan itu, beberapa satpam kembali memasang spanduk besar tersebut yang dipasang di tempat semula. "Iya disuruh Pak Agung pasang lagi," kata seorang Satpam.
Seperti diketahui, Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie (Ical) diam-diam melakukan pertemuan dengan petinggi Golkar versi Munas Ancol siang ini di Kantor DPP Golkar, Slipi.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Yorrys Raweyai menjadi petinggi Golkar kubu Agung Laksono yang datang terlebih dahulu di lokasi. Tak berselang lama, datang Ical yang didampingi Wakilnya Fadel Muhammad.
Sebelum menggelar pertemuan tertutup itu, Yorrys mengatakan pertemuan itu merupakan tindaklanjut dari Silatnas yang digelar semalam, yaitu kedua kubu sepakat merapatkan barisan guna Pilkada serentak.
"Hanya konsolidasi untuk Pilkada. Kita rapat untuk menyusun strategi," kata Yorrys sebelum pertemuan, Senin (2/11).
Selain Ical dan Fadel Muhammad, Golkar versi Munas Bali yang datang ke pertemuan tersebut yaitu Wakil Ketua Umum Nurdin Halid dan Ketua DPP Nurul Arifin. Sementara, dari kubu Munas Ancol hanya dihadiri oleh Yorrys Raweyai.
Usai pertemuan itu, Ical menegaskan bahwa kedatangannya ke Kantor DPP Golkar itu hanyalah sebatas membahas pemenangan Pilkada dan membahas masalah bangsa.
"Pertemuannya tadi kita bahas soal pemenangan Pilkada bersama-sama dan bicara yang lainnya. Pembicaraan lainnya itu ialah membahas masalah bangsa negara seperti masalah Papua yang harus serius," kata Ical usai pertemuan.
Adapun, dia membantah bahwa pertemuan tersebut sekaligus membahas rekonsiliasi dua kubu ataupun membahas masalah kepengurusan setelah islah berhasil dilakukan.
"Nantilah itu diselesaikan. Pilkada dulu," katanya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya