Agung Laksono desak Ical masukkan tim transisi di Munaslub Golkar
Merdeka.com - Ketua Umum DPP Golkar hasil Munas Ancol, Agung Laksono menanggapi dingin hasil Rapimnas kubu Aburizal Bakrie alias Ical yang sepakat menggelar Munaslub pada Juni 2016. Agung bersikeras agar Munaslub harus menyertakan tim transisi yang telah dibentuk Mahkamah Partai Golkar (MPG).
"Kami tidak percaya Munaslub. Lebih baik melalui tim transisi yang obyektif. Kalau tidak, ada niat macam-macam yang ikut. Sehingga kita hasilkan keputusan yang betul-betul berdasarkan AD/ART," kata Agung kepada wartawan di Jakarta, Senin (25/1).
"Pokoknya kami di sini mendorong Munas secepatnya dilakukan sesuai putusan MPG yaitu melalui tim transisi," tambahnya.
Rapat perdana tim transisi diketahui sudah dilakukan dua hari lalu dan dijadwalkan ada rapat berikutnya. Menurut dia, jika kubu Ical berkukuh tidak menyertakan tim transisi maka Munaslub tidak diakui pihaknya.
"Kalau tetap dilaksanakan Munaslub ya kami tidak mengakui," tukasnya.
Pendapat yang sama diutarakan Ketua DPP Bidang Komunikasi dia Penggalangan Opini kubu Agung, Leo Nababan. Menurutnya, Munaslub harus dilaksanakan dengan jujur sesuai keputusan MPG.
"Jangan menafikan seolah tidak ada orang lain. Harus koordinasi dengan tim transisi agar tidak sepihak saja," tandas Leo ketika dihubungi merdeka.com.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya