Ade Komarudin tak tahu jabatan penting yang dijanjikan usai lengser
Merdeka.com - Dewan Pembina dan DPP Partai Golkar memutuskan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto kembali menduduki kursi Ketua DPR menggantikan Ade Komarudin. Selain itu, dewan pembina dan DPP juga menjanjikan Ade Komarudin mendapat posisi penting.
Ade Komarudin yang kerap disapa Akom mengaku tak tahu menahu soal posisi penting yang dijanjikan setelah dia lengser dari kursi Ketua DPR. Sebab, dia tidak hadir saat rapat pembahasan nasibnya yang digelar dewan pembina dan DPP Golkar.
"Saya tidak tahu, tidak ikut rapat. Waktu kemarin malam atau Senin, Minggu malam masuk RSPAD. Sampai sore kemarin datang buru-buru maka saya belum tahu yang terjadi. Apa yang terjadi di Wanbin," kata Akom di Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (29/11).
Ade Komarudin menerima keputusan DPP dan Dewan Pembina Golkar yang memberi lampu hijau pada Setya Novanto untuk kembali menjabat pimpinan DPR. Dia rela melepas jabatan Ketua DPR yang diembannya sejak Januari 2016 lalu.
Setya Novanto dilantik menjadi Ketua DPR pada Oktober 2014. Namun, dia mengundurkan diri dari jabatannya setelah semua fraksi di Mahkamah Kehormatan Dewan menyatakan Setya Novanto melanggar etika terkait kasus dugaan pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam permintaan saham PT Freeport Indonesia. Saat itu, posisi ketua DPR diisi Ade Komarudin. Namun, pada 27 September 2016, MKD memutuskan memulihkan kembali nama Setya Novanto yang saat itu menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya