Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Kontroversi muncul dari musisi Ahmad Dhani

5 Kontroversi muncul dari musisi Ahmad Dhani Ahmad Dhani. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejumlah musisi ternama merapat mendukung capres cawapres Prabowo Subianto - Hatta Rajasa . Satu di antaranya adalah Ahmad Dhani atau yang bernama asli Dhani Ahmad Prasetyo.

Sebagai seorang musisi, Dhani memiliki cara tersendiri mendukung dan mengajak rakyat untuk memilih capres favoritnya. Seperti ikut meramaikan kampanye dengan aksinya di atas panggung, hingga mengubah lirik lagu terkenal.

Tak jarang cara Dhani mendukung Prabowo - Hatta , dinilai sebagian orang kontroversi. Menjadi bahan perdebatan dan dinilai bertentangan dengan kewajaran.

Berikut lima kontroversi Ahmad Dhani yang dihimpun merdeka.com:

Ubah lirik lagu We Will Rock You milik Queen

lagu we will rock you milik queen rev4Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Musisi Ahmad Dhani menggandeng juara Indonesian Idol 2014 Nowela dan dua finalis lainnya Husein dan Virzha, dalam video klip 'Indonesia Bangkit - Prabowo-Hatta election campaign video'.Lagu band rock asal Inggris, Queen berjudul We Will Rock You dipilih Dhani untuk berkampanye mendukung capres Prabowo-Hatta. Namun sayangnya, lagu berirama semangat tersebut diubah tanpa meminta izin dari pihak Queen.Gitaris Queen, Brian May membenarkan tidak ada izin soal penggunaan lagunya yang dipakai Ahmad Dhani tersebut. Dia pun baru mengetahui dari link yang dikirimkan pendukung Jokowi."Yes, of course this is completely unauthorised by us. Bri. (Benar, tentu saja ini tak mendapat izin dari kami. Bri.)," tulis Brian dalam akun @DrBrianMay, Rabu (25/6).

Pakai seragam ala Nazi

ala nazi rev4Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Dalam video Prabowo-Hatta: We Will Rock You, Ahmad Dhani mengenakan seragam mirip komandan Schutzstaffel (SS) Jerman, Heinrich Himmler. Beragam reaksi diungkapkan sejumlah pihak, ada yang sedih bahkan mengkritik.Lewat akun twitter @AHMADDHANIPRAST, ayah empat orang anak tersebut merespon reaksi yang dialamatkan kepada dirinya. Dia menyatakan bahwa orang awam tetap saja awam. Karena ada beberapa pandangan mengenai dirinya, tergantung pada apa yang ia pakai."Kalo sy pake kalung bintang daud,awam anggap sy Yahudi...klo sy pake seragam Nazi awam anggap sy Fasis...dasar awam tetep aja awam." kicau Dhani, Rabu (25/6).

Tak sudi pasang foto Jokowi jika jadi presiden

pasang foto jokowi jika jadi presiden rev4Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Saat kampanye di depan para buruh Surabaya, Dhani berkali-kali menyerang Jokowi. Menurut Dhani, wajah Jokowi pengecut."Kalau seandainya Pak Prabowo nggak terpilih, sumpah rumah saya tidak akan saya tempeli gambar kuwi," kata Dhani di Surabaya, Sabtu (21/6)."Kok yo onok presiden koyok ngunu (Ada presiden kok kayak gitu). Ingat, pilih presiden yang bukan wajah penakut. Orang-orang yang ada di jalan seperti buruh pasti tau mana yang wajah penakut dan wajah pemberani," ejek bapak dari Al, El dan Dul itu disambut tepuk tangan.

Jokowi tak akan kuat mendaki Semeru

akan kuat mendaki semeru rev4Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Menurut Dhani, Prabowo adalah satu-satunya presiden (kalau terpilih) di dunia yang pernah menaklukkan Mount Everest. Dia pun menyindir Jokowi tak akan kuat mendaki Semeru."Tahu nggak Gunung Semeru. Pernah naik ke sana. Kalau Pak Prabowo naik gunung ke sana, pasti sanggup. Karena beliau satu-satunya presiden di dunia yang pernah naik Gunung Everest. Presiden lain nggak ada. Kalau presiden kuwi, naik Semeru ya pasti nggak sanggup," sindir Dhani di Surabaya, Sabtu (21/6).

Jokowi penakut, pasti kalah kalau berantem

pasti kalah kalau berantem rev4Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Dani mengajak seluruh buruh di Jawa Timur untuk memilih Prabowo-Hatta, karena memiliki ketegasan dan pantas untuk memimpin Indonesia lima tahun ke depan. Target suara yang akan disumbangkan oleh kaum buruh lebih dari 60 persen."Kalau disuruh pilih presiden, tentu kita pilih presiden yang pemberani bukan penakut. Jadi kalau saya berantem sama Pak Prabowo saya pasti kalah, kalau yang kuwi (Jokowi) pasti saya yang menang. Jadi yang pantas jadi presiden yang pemberani bukan penakut," kata Dhani dalam orasinya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP