Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Aksi Novela yang bikin segar sidang MK

5 Aksi Novela yang bikin segar sidang MK Novela Nawifa. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Bisa jadi sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang digelar Mahkamah Konstitusi (MK) kemarin, Selasa (12/8), berbeda dari tiga sidang sebelumnya. Suasana sidang MK yang selalu terkesan formal dan tegang, berubah jadi cair dan banyak terdengar gelak tawa hadirin.

Adalah Novela Nawifa, saksi asal Papua untuk pasangan nomor urut 1 Prabowo Subianto - Hatta Rajasa yang membuat suasana MK berubah.

Dengan gaya menjawab yang khas, Novela berusaha mempertahankan argumennya ketika ditanya hakim MK, terkait dugaan permasalahan di TPS tempat tinggalnya.

Setiap jawaban yang dilontarkan Novela, justru membuat suasana sidang MK menjadi 'segar'. Lantas, apa saja aksi Novela di sidang PHPU? Berikut jawabannya.

Jarak TPS 300 KM?

300 km rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Aksi pertama Novela terkait jarak salah satu TPS yang bermasalah di Papua. Secara bergantian hakim konstitusi Patrialis Akbar dan Arief Hidayat bertanya kepada Novela.Ketika sedang menjelaskan panjang lebar, saksi menyebut jika jarak lokasi TPS di sejumlah distrik dari tempatnya tinggal jauh."Jaraknya sekitar 300 kilometer," kata Novela dalam sidang MK , Jakarta,Selasa (12/8)."300 kilometer? jauh benar?" tanya hakim memastikan jawaban saksi."Iya, jauh," jawab Novela lagi.Seperti merasa ada yang salah, saksi kemudian merevisi omongannya. "Eh, 300 meter," ujarnya disambut tawa hadirin.

Hakim MK kacau

kacau rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Tak sampai di situ, perdebatan kedua pihak kembali terjadi ketika MK bertanya terkait dugaan kecurangan di distrik lain. Namun pertanyaan MK tak ditanggapi oleh saksi. Dia mengaku hanya akan menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan distriknya."Saya tidak mau bicara itu, saya hanya bicara di kampung saya," ujar Novela.Mendapat jawaban yang tidak memuaskan, Patrialis berujar "Kacau ini.""Bapak kacau, saya lebih kacau," ujarpemohon disambut riuh sidang.

Bentak Ketua MK Hamdan Zoelva

mk hamdan zoelva rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Novela Nawifa kembali adu argumen dengan Ketua MK Hamdan Zoelva. Awalnya Hamdan Zoelva bertanya kepada Novela terkait legalitas pungutan suara di salah satu TPS di Papua. Novela pun menjawab pertanyaan secara lugas.Pertanyaan Hamdan berlanjut pada petugas penyelenggara yang berada TPS yang diduga bermasalah tersebut. Ketika bertanya terkait identitas petugas tersebut, Novela terlihatmulai gerah.Dengan nada tinggi dan lantang, Novela membentak Hamdan Zoelva."Ah bapak jangan tanya macam-macam!" kata Novela disambut gelak tawa peserta sidang.

Giliran kubu KPU disembur

kpu disembur rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Usai dibentak Novela, Hamdan pun mengakhiri pertanyaan, dan menyilakan termohon dari pihakKPU untuk bertanya. Termohon yang diberi kesempatan bertanya, melanjutkan pertanyaan yang diberikan Hamdan.Novela kembali emosi, sambil bicara bernada tinggi dia menjelaskan ujung dari masalah di TPS tersebut."Kalau kami tidak lapor, kami tidak ada di sini pak sebagai saksi. Terima kasih," bentak Novela.Melihat kejadian tersebut, Hamdan Zeolva kemudian meminta untuk menghentikan pertanyaan kepada Novela."Untuk saksi ini cukup," kata Hamdan dan disambut Novela dengan duduk kembali.

Bercerita dengan nada bicara cepat

nada bicara cepat rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Novela menceritakan peristiwa proses pemilu di daerahnya dengan nada cepat. Hamdan Zoelva bertanya kepada Novela mengenai pemilihan Presiden 2014 dan termasuk keberadaan saksi pasangan Jokowi-JK."Tidak tahu, saya tidak tahu saksi lain, tidak ada petugas (KPPS). Kami ini di gunung kenapa tidak ada sosialisasi. Tanya saja ke penyelenggara, jangan tanya saya, tany penyelenggara," kata Novela dengan nada tinggi dan nada cepat saat sidang di MK.Mendengar hal tersebut, sontak pengunjung sidang dan termasuk hakim MK senyum, bahkan sempat tertawa sebentar. Hamdan pun mengingatkan Novela untuk menjawab pertanyaan dan tidak berbicara melebar.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP