3 Politisi ini makin gercep biar dilirik jadi cawapres
Merdeka.com - Capres Jokowi dan Prabowo hingga kini belum mengumumkan nama cawapres yang akan mendampinginya pada Pilpres 2019. Meski begitu, beberapa politisi makin terlihat gerak cepat mencari dukungan ke setiap tokoh agar dilirik menjadi cawapres.
Usaha mendekati tokoh-tokoh ini dianggap ampuh supaya menjadi pertimbangan capres. Berikut 3 politisi tersebut:
Cak Imin ke NU
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSejak memasuki tahun politik, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar sudah mendeklarasikan diri sebagai cawapres Jokowi. Dia tak lelah melakukan manuver supaya dilirik jadi pendamping Jokowi pada Pilpres mendatang.
Bahkan beberapa waktu lalu, dia menemui Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk mendapat dukungan menjadi cawapres Jokowi. PBNU meminta Jokowi memilih Cak Imin menjadi cawapresnya. Sebab Cak Imin dinilai mewakili pemimpin yang religius.
"Memberi deadline kepada Jokowi dalam dua hari. Kalau tidak jelas, maka kita bikin poros baru," kata Mustayar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Najib Abdul Qodir, kepada wartawan, Senin (6/8).
Airlangga temui BJ Habibie
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKetua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto tak lelah untuk menemui para tokoh demi mendapat saran dan dukungan di Pilpres 2019 mendatang. Salah satu tokoh yang ditemui Menteri Perindustrian itu adalah, Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar BJ Habibie.
Airlangga mengatakan, saat bertemu Habibie dia mendapat arahan mengenai calon wakil presiden (cawapres) pendamping Jokowi. "Tadi arahan Pak Habibie, konteks wapres itu adalah pilihan presiden," kata Airlangga di Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (3/8).
Karena hal itu, dia mengaku tetap memberikan keputusan sepenuhnya mengenai cawapres kepada Jokowi.
AHY puji Prabowo
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPartai Demokrat menyiapkan kadernya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Meskipun, dalam kesepakatan koalisi dengan Gerindra, Demokrat menyerahkan sepenuhnya soal cawapres kepada Prabowo.
AHY mengaku siap menghadapi segala dinamika politik yang terus berkembang dari hari ke hari. Termasuk saat disinggung kesiapannya menjadi calon Wakil Presiden 2019 nanti. "Saya adalah orang yang terus mempersiapkan diri, saya rasa itulah yang terbaik yang bisa kita lakukan," ujar AHY usai menyampaikan orasi politik di Djakarta Theatre, Jumat (3/8).
Namun dia enggan menyinggung lebih lanjut tentang peluang dirinya mendampingi Prabowo Subianto, yang digadang-gadang sebagai calon Presiden. Secara diplomatis, Ketua Kogasma partai berlambang Mercy biru itu kembali menyatakan kesiapannya atas segala ketentuan yang akan dijalani.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya