3 Cerita Mahfud MD beberkan isi pembicaraan tertutup dengan Jokowi
Merdeka.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD beberapa kali melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Jokowi. Dalam pertemuan-pertemuan itu banyak hal yang dibahas oleh keduanya.
Apa saja yang dibicarakan? Berikut rangkumannya:
Kasus penodongan di Bekasi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDalam sebuah tayangan Mata Najwa, Mahfud MD isi beberkan isi pertemuan dengan Presiden Jokowi. Kala itu dia memberitahu Jokowi jika ada kasus penodongan di Bekasi yang membuat korban terpaksa membunuh si perampok. Dia membunuh lantaran membela diri. Namun korban perampokan itu dijadikan tersangka polisi.
"Kalau ada berita seperti itu biasanya saya langsung telepon Polri atau pejabat tapi kadangkala tidak baca (berita)," kata Mahfud MD menirukan pernyataan Jokowi saat mereka bertemu.
Setelah diberitahu mengenai kasus tersebut, keesokan harinya korban yang dijadikan tersangka itu diralat statusnya. Bahkan diberi piagam penghargaan sebagai orang yang telah membantu polri. "Orang yang membela diri membunuh sekalipun tidak boleh dihukum. Pak Jokowi bukan cuma melarang menghukum tapi memerintahkan memberi penghargaan. Artinya responsif juga," katanya.
Tentang gaji BPIP, Presiden merasa tidak enak
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBeberapa waktu lalu gaji para anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menuai polemik. Banyak yang mempertanyakan angka dengan kinerja para anggota BPIP. Anggota Dewan Pengarah BPIP, Mahfud MD, mengungkapkan reaksi di luaran sempat membuat Presiden Jokowi merasa tidak enak.
"Saya kemarin sudah ketemu Presiden. Kata Presiden, saya malah enggak enak membikin bapak-bapak dan ibu di sana menjadi serba disalahkan orang," kata Mahfud meniru ucapan Jokowi. Mahfud menyampaikan itu di kantor BPIP, Jakarta, Kamis (31/5).
Mahfud mengaku, dalam pertemuan dirinya sempat meminta agar Jokowi mencabut Perpres tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya bagi Pimpinan, Pejabat, dan Pegawai BPIP.
Diskusi masalah hukum
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comEmpat ahli hukum dipanggil Presiden Jokowi ke Istana beberapa waktu lalu. Ahli hukum itu salah satunya adalah Mahfud MD. Pertemuan itu dilakukan secara tertutup. Namun Mahfud MD membeberkan isi pertemuan dengan Jokowi tersebut.
"Jadi yang dilakukan pertama minum teh. Kan sering sama Presiden kita minum teh. Lalu yang kedua, diskusi soal masalah-masalah hukum yang sekarang menjadi isu penting. Jadi Presiden mendengar masukan-masukan tentang apa yang dilihat oleh para pakar ini," kata Mahfud MD usai bertemu Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/2).
Para ahli itu memberi pandangan-pandangan kepada Presiden mengenai masalah hukum. Karena sebagai kepala negara, Jokowi mempunyai kewenangan untuk mengambil putusan penting. "Dan tentu kita menunggu berbagai hal. Terus terang tadi yang dibahas itu tentang MD3 dan KUHP," kata Mahfud.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya