Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

28 Ribu kertas surat suara Pilwakot Bandung rusak

28 Ribu kertas surat suara Pilwakot Bandung rusak Ilustrasi. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Sebanyak 28.581 surat suara pada Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Bandung mengalami kerusakan. Pada umumnya surat suara yang rusak seperti tercoblos kepada hampir semua nomor urut pasangan calon. Namun isu beredar bahwa 2.000 surat suara tercoblos kepada salah satu pasang calon.

Menanggapi itu hampir semua tim sukses pasangan calon sejak sore tadi mendatangi sekretariat KPU Kota Bandung. Di sana mereka ingin mengklarifikasi adanya isu tersebut. Disepakatilah bahwa 9 dus surat suara yang ada di KPU Kota Bandung untuk dibuka dan disortir.

"Katanya ada kerusakan di kertas suara dengan lubang di kandidat nomor urut 4, siapapun yang melakukan saya tidak tahu," kata Calon Walikota Bandung, Bambang Setiadi, di sekretariat KPU Kota Bandung, Selasa (18/6).

Dia merasa keberatan dengan kabar tersebut. Pada akhirnya ia menyampaikan kepada KPU Kota Bandung. Dia pun menginisiasi agar KPU Kota Bandung mengumpulkan seluruh kandidat agar permasalahan itu diklarifikasi.

Di sekretariat KPU, para komisioner membuka 9 kardus dan ditemukan 28.581 surat suara terlihat bolong seperti tercoblos. Namun ternyata, kertas suara bolong seperti tercoblos itu bukan hanya pada paslon nomor urut 4 saja seperti yang ditudingkan, melainkan hampir terdapat di semua paslon.

Karena terdapat kerusakan, maka disepakati seluruh surat suara yang telah didistribusikan untuk disortir ulang di PPK atau PPS dengan disaksikan oleh perwakilan semua tim pemenangan delapan kandidat.

"Dikhawatirkan dalam kertas suara yang telah didistribusikan masih terdapat surat suara rusak tercoblos pada salah satu paslon," terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Komisioner KPU Kota Bandung Pokja Logistik, Yusi Hasibuan mengaku kerusakan itu tidak ada unsur kesengajaan dari pihak KPU Kota Bandung. Surat suara yang dibuka pada saat pertemuan merupakan surat suara ketegori rusak hasil pensortiran di Gudang.

"Yang barusan dibuka itu memang surat suara kategori rusak," tegasnya. Dia mengaku surat suara yang rusak juga bukan dicoblos, melainkan rusak bolong.

"Kalau saya melihat bukan dicoblos, tapi bolong, apa karena mesin atau pengepakan, saya tidak tahu persis. Makanya pada saat disortir kami rijek. Bolongnya juga tidak terfokus pada satu paslon, tapi merata," tegasnya.

Dia menduga ada kesalahan pada saat proses cetak. "Mungkin saja pada saat pencetakan, pengepakan, pada pengiriman juga bisa. Termasuk pada saat pensortiran seperti tertusuk tidak sengaja," tambahnya. (mdk/tyo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP