Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Alasan Jokowi tak intervensi Pansus angket KPK

2 Alasan Jokowi tak intervensi Pansus angket KPK Presiden Jokowi di Malang. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mengatakan ada dua alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak mengintervensi Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meski didesak oleh sejumlah pihak untuk turun tangan.

Pertama, sebagai seorang Presiden, Jokowi tak ingin melakukan intervensi yang tak berada dalam wilayahnya, yaitu DPR.

Alasan kedua, Teten menjelaskan, Presiden Jokowi percaya terhadap pendapat sejumlah ahli hukum yang menyatakan Pansus Hak Angket KPK tak akan menghasilkan dampak yang begitu besar terhadap keberadaan lembaga antirasuah.

"Kita sudah tahu kan para Ahli hukum tata negara (bilang) hasil Pansus ini enggak ada konsekuensi apa-apa ya setelah ini," kata Teten d Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/7).

Dia menjelaskan Presiden Jokowi berkomitmen agar menjaga KPK tetap kuat. Dia mengingatkan, Jokowi pernah menolak revisi UU KPK beberapa waktu lalu.

Apabila nantinya ada keinginan yang ingin UU direvisi, Teten menjelaskan sikap Presiden tetap menolaknya karena bertujuan untuk melemahkan KPK.

"Sekali lagi kan kalau sikap pemerintah dari awal berkali-kali mau ada revisi UU KPK, dan sebagainya kan Presiden tak pernah menyetujui. Jadi Presiden bagaimana dengan sedemikian rupa mencoba menjaga KPK tetap kuat," tutupnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP