Zumi Zola terjerat kasus suap, Wali Kota Bogor anggap cobaan luar biasa
Merdeka.com - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyayangkan kasus hukum yang menyeret nama Gubernur Jambi Zumi Zola. Nama Zumi Zola terseret kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018.
Bima mengatakan, Partai Amanat Nasional (PAN) telah menyiapkan tim hukum untuk memberikan bantuan kepada Zumi. Meski begitu, sesuai instruksi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, semua kadernya harus mematuhi proses hukum.
"Saya sedih lah ya, sahabat saya, kawan dekat saya di partai. Ini musibah, cobaan yang luar biasa. Saya mendoakan keadilan bisa ditegakkan soal itu," ucap Bima di Balai Kota Bogor, Jumat (2/2).
Bima menceritakan, kedekatannya dengan Zumi sudah terjalin cukup lama. Sejak mantan artis itu menjabat sebagai Bupati Tanjung Jabung Timur.
Dia tidak segan memuji Zumi Zola. Sebagai kader partai, Zumi dinilai memiliki sejumlah prestasi. Orang nomor satu di Kota Bogor itu juga mengaku sering bertukar pikiran dan berdiskusi tentang banyak hal.
"Ini sebetulnya mengejutkan kita semua. Kita tidak tahu apa yang sebetulnya terjadi," kata Bima.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan di rumah dinas politisi PAN itu. Bersamaan dengan itu beredar kabar bahwa KPK telah menetapkan Zumi Zola sebagai tersangka. Ini diperkuat dengan surat pengajuan pencekalan dari KPK ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Dalam surat itu, KPK meminta Dirjen Imigrasi untuk mencegah Zumi bepergian ke luar negeri atas statusnya sebagai tersangka. Pencegahan itu berlaku selama enam bulan ke depan.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya