Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Zulkifli Hasan Soal Calon Kepala Otorita IKN: Ridwan Kamil dan Risma Hebat

Zulkifli Hasan Soal Calon Kepala Otorita IKN: Ridwan Kamil dan Risma Hebat Zulkifli Hasan. ©2021 Merdeka.com/Rifa Yusya Adilah

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyebut Gubernur Jawa Barat dan mantan Walikota Surabaya Tri Rismaharini cocok menjadi calon kepala otorita ibu kota negara (IKN). Menurut Zulkifli, Ridwan Kamil dan Risma merupakan orang hebat yang membawa perubahan di Bandung dan Surabaya

"Bandung itu hebat, gara-gara ada Kang Emil. Surabaya hebat gara-gara ada ibu Risma," ujar Zulkifli di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Sabtu (29/1).

Menurut Zulkifli masih banyak lagi tokoh yang berpotensial menjadi calon kepala otorita. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo yang akan menunjuknya.

"Jadi banyak orang hebat. terserah presiden mau yang mana saja. Banyak orang hebat," katanya.

PAN tidak mau mengusulkan nama kadernya sebagai calon kepala otorita. "Itu kan kewenangan presiden, terserah beliau saja," kata Zulkifli.

Sementara Wakil Ketua MPR RI ini mendukung pemindahan ibu kota ke Kalimantan. Jakarta dinilai sudah banyak beban dan terus terancam banjir akibat penurunan tanah.

"Jakarta sudah padat begini ya sudah sulit untuk menatanya bagaimana menatanya lagi penduduknya sudah puluhan juta. Jadi ada alternatif IKN yang baru saya setuju mendukung dan itu sudah suatu keniscayaan keharusan bagi Indonesia. Mungkin kalau keuangan kita masi sulit waktunya saja, anggarannya mungkin diatur secara bertahap. Bahwa kita pindah ibu kota itu penting," kata Zulkifli.

Empat Kader PDIP Kandidat Kepala Otorita IKN

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan sejumlah nama kader yang masuk dalam bursa calon kepala otorita Ibu Kota Negara. Nama itu adalah mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, Mensos dan mantan Walikota Surabaya Tri Rismaharini, mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, hingga Wali kota Semarang Hendrarprihadi.

Hasto mengatakan, empat kader PDIP ini sangat berprestasi sebagai kepala daerah. Namun, PDIP menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo.

"Tetapi keputusan berada di tangan Pak Jokowi. Yang jelas PDI Perjuangan memiliki kader-kader yang mumpuni, yang memiliki kemampuan teknokratik, kepemimpinan yang kuat, kepemimpinan yang memahami desain suatu tata letak kota yang betul-betul memperhatikan kebahagian warganya, itulah yang dimiliki oleh bu Risma, Pak Ahok, Pak Anas, Pak Hendi wali kota Semarang," ujar Hasto di Jakarta, Sabtu (29/1).

Hasto menyebut sesungguhnya PDIP masih banyak kepala daerah yang berhasil di luar empat nama tersebut. PDIP dengan sekolah partainya mengembangkan anggotanya yang menjadi struktur partai, calon legislatif dan calon kepala daerah.

"Tetapi sekali lagi, sepenuhnya kami serahkan keputusannya kepada Pak Jokowi," jelasnya.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP