Zulkifli Hasan ngaku tak main-main daftarkan Rasiyo dan Lucy
Merdeka.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan tidak main-main terkait dukungan partainya dalam menyukseskan Pilwali Surabaya. Sore ini Zulkifli akan mengantarkan pasangan Rasiyo-Lucy Kurniasari mendaftar ke KPU Kota Surabaya.
"Saya siang ini dalam rangka Politik Kebangsaan akan berangkat ke KPU. Agar tidak timbul kesimpangsiuran saya mengantarkan langsung. Tidak main-main, setelah dari sini saya ke KPU mendaftarkan pasangan dari PAN dan Partai Demokrat," kata Zulkifli Hasan usai memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (8/9).
Hari ini Selasa (8/9) merupakan hari pertama pembukaan pendaftaran tambahan Pilwali Kota Surabaya. Pasangan Rasiyo-Lucy dijadwalkan mendaftar sebagai peserta diusung Partai Demokrat dan PAN.
Seperti diketahui, sudah dua kali, koalisi Partai Demokrat dan PAN gagal mengusung calon lawan incumbent Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana. Sebelumnya, pada 3 Agustus lalu, pasangan Dhimam Abror-Haries Purwoko batal mendaftar karena Haries menghilang usai meminta izin ke toilet. Kemudian, tanggal 11 Agustus, pasangan Rasiyo-Abror mendaftar dengan bekal rekomendasi dari PAN berupa scan, yang akhirnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) pada 30 Agustus lalu. KPU-pun membuka kembali pendaftaran pada 8 hingga 10 September.â¬
âªTak ingin dianggap sekadar main-main mengusung pasangan calon, Demokrat dan PAN kembali mengusung Rasiyo-Lucy. Kali ini, PAN tidak mendapat jatah calon, hanya sekadar memenuhi kuota saja. Rasiyo dan Lucy, mendapat rekomendasi langsung dari Demokrat, yang diback-up suara oleh PAN.
"Dari pihak manapun yang mencoba mencegah dan membatalkan akan sangat merugikan proses berdemokrasi. Sangat merugikan Kota Surabaya," katanya.
Zulkifli sendiri mengaku tidak tahu adanya pihak-pihak yang ingin menggagalkan Pilkada Surabaya. Pihaknya berharap keinginan itu tidak diteruskan. "Itu yang saya tidak tahu, apa penyebabnya," katanya.
Zulkifli juga membantah bahwa dukungan terhadap Rasiyo dan Lucky sekadar main-main agar Pilkada Surabaya tetap bisa berjalan. Tidak dipungkiri pasangan Risma dan Whisnu adalah lawan yang berat tetapi pihaknya punya keseriusan untuk mengalahkannya.
"Memang lawan Bu Risma berat, kemungkinan menang kecil, tetapi ini bukan berarti main-main," katanya.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya