Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Zulkarnain sebut laporan Hasto belum tentu sampai ke Komite Etik

Zulkarnain sebut laporan Hasto belum tentu sampai ke Komite Etik Wakil Ketua KPK Zulkarnain. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hasto Kristiyanto, kemarin mengaku telah menyerahkan bukti-bukti soal lobi-lobi politik Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad dengan PDIP dalam pemilihan presiden lalu. Hasto pun mendesak supaya KPK segera membentuk komite etik buat memeriksa kasus Samad.

Namun, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Zulkarnain, menyatakan mereka belum tentu mengabulkan permintaan Hasto supaya segera membentuk Komite Etik. Sebab menurut dia, bukti disodorkan Hasto harus dikaji terlebih dulu.

"Kalau laporan masuk kan harus proses di internal. Artinya kita tidak cerita di media, tentu itu butuh pendalaman sendiri dalam proses di internal," kata Zulkarnain kepada awak media di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/2).

Menurut Zulkarnain, Komite Etik baru bisa dibentuk apabila pengawas internal memang menemukan petunjuk Samad memang melanggar kode etik. Jika memang ada bukti, maka hal itu dapat dipakai sebagai dasar dibentuknya Komite Etik.

"Itu dilihat sejauh mana, apa yang terjadi, itu komprehensif. Tidak serta-merta komite etiknya," terang Zulkarnain.

Zulkarnain melanjutkan, menjaga martabat KPK memang sudah menjadi tanggung jawab pimpinan. Survei internal pun telah dilakukan secara rutin buat menjaga marwah lembaga.

"Itu memang bagian dari tugas KPK untuk menjaga integritas pimpinannya dan lembaganya. Kita diukur itu, kita ukur sendiri, kita survei," ujar Zulkarnain. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP