Yorrys sebut Setya Novanto melanggar etika
Merdeka.com - Politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai menegaskan, secara etika tidak pantas Ketua DPR Setya Novanto menghadiri pertemuan dengan Presdir PT Freeport Maroef Sjamsoeddin dan pengusaha minyak Muhammad Riza Chalid.
"Saya hanya mau harus menjaga wibawa ini, kalau bicara jujur pertemuan antara bertiga kehadiran dia secara etika tidak boleh, secara etika kapasitasnya apa, kecuali dia kan pengusaha. Ini kan antara pengusaha dan pengusaha, kehadiran dia apa," kata Yorrys di sela sidang etik MKD keempat di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (14/12).
Yorrys berharap MKD memproses kasus pelanggaran etik permintaan saham PT Freeport ini secara terbuka. Dia berharap publik dilibatkan untuk memantau.
"Bagaimana kita mengawal secara baik agar ada transparansi dan trust publik, agar tidak terlalu kental nuansa politis," ucapnya.
Yorrys datang berbarengan dengan Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan. Namun dia menampik kunjungannya ke DPR berkaitan dengan Luhut yang juga mantan kader Golkar.
"Saya nggak ada urusan beliau sebagai Golkar, yang lakukan selama ini sesuai dengan Menko Polhukam, karena MKD memanggil karena disebut 66 kali, karena itu bergulir begitu massif, tentu seizin presiden dipanggil MKD." (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya