Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

YLKI duga ada mafia kasus vaksin palsu

YLKI duga ada mafia kasus vaksin palsu Ilustrasi vaksin. ©Shutterstock.com/baitong333

Merdeka.com - Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi menduga ada mafia dalam kasus vaksin palsu. Mafia itu bertugas mendatangkan vaksin palsu dari luar negeri dan menjualnya dengan harga hampir sama dengan vaksin asli produk lokal.

"Ini pasti ada mafia vaksin yang tidak diketahui keberadaannya selama 13 tahun peredaran vaksin palsu," kata Tulus dalam diskusi bertajuk 'Darurat Farmasi' di Jakarta, Minggu (24/7).

Bukan tanpa alasan Tulus menduga adanya mafia yang memesan vaksin palsu dari luar negeri. Salah satu alasannya karena bahan baku obat yang diracik di Indonesia semua berasal dari luar negeri.

"100 persen bahan baku obat kita masih impor, industri kita ini masih jadi tukang racik obat karena bahan baku semuanya masih impor," jelasnya.

Pihaknya berharap pemerintah bisa menyetop impor obat. Biofarma diyakini sudah cukup mampu memproduksi obat untuk masyarakat sekalipun masih menimbulkan efek demam terhadap konsumen.

"Nah Biofarma harus memperbaiki vaksinnya agar tidak lagi menimbulkan efek demam, seperti obat yang berasal dari Impor," kata Tulus.

Dia meminta pemerintah tidak main-main menyelesaikan persoalan vaksin palsu. Pemerintah dan aparat kepolisian harus bergerak aktif meringkus mafia tersebut. "Pemerintah harus segera mencari siapa mafia ini," ucapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP