Yasin, siswa Samarinda yang hilang terseret arus sungai ditemukan tewas
Merdeka.com - Yasin (14), siswa SMP Negeri 5 Samarinda, Kalimantan Timur, yang hilang setelah terseret arus sungai Kunjang akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jasad Yasin ditemukan mengambang di permukaan sungai pukul 15.30 Wita oleh tim SAR gabungan.
Saat ditemukan, korban berada di arah hilir sungai. Badannya penuh lumpur. Setelah ditemukan, jasadnya langsung dibawa ke rumah duka, di Jalan Cendana, Samarinda.
"Ditemukan sekitar 11 meter tidak jauh lokasi korban tenggelam," kata Kepala Unit Siaga SAR Samarinda dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kaltim-Kaltara Dede Hariana, kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (6/12).
Jasad Yasin ditemukan setelah tim SAR melakukan pencarian sejak pagi tadi. Lebih kurang 50 orang yang di antaranya 20 unsur tim SAR melakukan pencarian hingga radius 300 meter bahkan sampai ke Sungai Mahakam.
"Di lokasi juga sempat kita lakukan penyelaman bersama SAR lain," ungkap Dede.
"Sekitar jam 16.13 Wita tadi dilakukan briefing. Dengan ditemukannya korban, pencarian SAR terhadap korban sudah selesai ya, dan semua unsur SAR kembali ke kesatuan masing-masing, kembali bersiaga," kata Kasi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kaltim-Kaltara, Octavianto, menambahkan.
Diketahui, Yasin hilang setelah terseret arus sungai di Jalan Teuku Umar RT 22 Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang, usai pulang sekolah sekitar pukul 11.00 Wita siang, Selasa (5/12) kemarin.
Kejadian itu bermula saat dia bermain di bibir sungai bersama 5 temannya sepulang sekolah. Sejumlah temannya tercebur ke sungai dan Yasin menolongnya. Setelah semua temannya selamat, Yasin malah terpeleset, dan hilang di tengah derasnya arus sungai.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya