Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

WNI gabung ISIS setelah didoktrin video kesengsaraan di Suriah

WNI gabung ISIS setelah didoktrin video kesengsaraan di Suriah Sidang simpatisan ISIS di PN Jakarta Barat. ©2016 Merdeka.com/etika

Merdeka.com - Sepanjang 2015, Kepolisian Republik Indonesia mencatat sebanyak 408 Warga Negara Indonesia (WNI) disinyalir telah bergabung dengan kelompok radikal Negara Islam Iraq dan Suriah (ISIS). Sebelum mereka bergabung dengan ISIS, WNI disuguhi tontonan kesengsaraan di Suriah yang akhirnya menggugah naluri kemanusiaan mereka.

Video tersebut diputar dalam sebuah perkumpulan. Simpatisan ISIS mengaku tergugah setelah menyaksikan video itu.

"Menonton video pengungsi kelaparan. Anak bayi menyusu seekor anjing. Singa di kebun binatang dihalalkan, daging kucing juga halal karena kelaparan. Mungkin kalau saya pribadi tersentuh. Ingin jadi relawan," ujar salah satu terdakwa simpatisan ISIS Aprimul dihadapan majelis hakim dalam sidang tindak pidana terorisme di PN Jakarta Barat, Kamis (28/1).

Suguhan video kesengsaraan juga diungkap dalam persidangan sebelumnya. Terdakwa Helmi Alamudin mengaku, Abu Jandal lah yang memotivasinya pergi ke Suriah untuk membantu korban kemanusiaan dengan memberi tontonan kesedihan rakyat Suriah dalam pengajian yang diikutinya. Abu Jandal memberinya uang pembelian tiket untuk 16 orang. Kemudian sisanya digunakan untuk keperluan pondok.

"Diputar video orang yang pernah ke Suriah. Anak kecil dan bayi dibolehkan minum air susu anjing dan makan daging anjing. Dana untuk korban perang di Suriah. Penggalangan dana di masjid-masjid. Kemudian saya membantu," katanya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP