WNA Ditemukan Tewas di Kamar Indekos
Merdeka.com - Kapolsek Ubud, AKP I Made Tama mengatakan, seorang pria bernama James Andrew Wells (47) warga Negara United Kingdom ditemukan tewas di kamar indekosya Lantai lV Yande Kost, Jalan Raya Pengosekan, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
"Sebab-sebab kematian korban belum diketahui secara pasti namun dugaan korban meninggal karena penyakit epilepsi yang dideritanya sejak 11 tahun yang lalu, sesuai keterangan saksi Dewa Ayu Sri Agung yang mengurus korban," katanya di Ubud, Senin (16/8).
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (15/8) kemarin sekitar pukul 16:00 Wita. Dari keterangan saksi bernama Ni Ketut Sirig yang bekerja sebagai tukang sapu di rumah indekos itu, saat itu dirinya sedang bersih-bersih di lantai IV.
Lalu, saksi bersih-bersih yang di tempat korban. Dan tanpa disengaja, saksi melihat korban sedang dalam posisi tidur tertelungkup di lantai kamar.
Kemudian, setelah selesai melaksanakan bersih-bersih pada pukul 15.00 Wita saksi pulang ke rumahnya untuk istirahat. Namun, pada pukul 16.00 Wita saksi berangkat dari rumahnya menuju Kuburan Desa Adat Pengosekan untuk melaksanakan upacara Pitra Yadnya dan bertemu dengan Gusti Nyoman Astini dan I Wayan Gede Arimbawa yang selaku pemilik indekost dengan memberitahukan bahwa korban dilihat tidur tertelungkup di lantai kamar.
"Mendapatkan informasi itu, pemilik indekos bergegas berangkat dari menuju ke indeos miliknya. Dimana setelah dilakukan pengecekan diduga korban dalam keadaan meninggal dunia," imbuhnya.
Selanjutnya, dengan adanya peristiwa itu pemilik indekos menghubungi Dewa Ayu Sri Agung yang mengurus korban selama berada di indekosnya untuk memastikan kondisi korban.
Setelah itu, saksi Dewa Ayu Sri Agung langsung mengecek kondisi korban melalui pintu jendela kamar korban dimana korban telah meninggal dunia.
"Kemudian saksi, menghubungi Polsek Ubud untuk proses lebih lanjut," ujarnya.
Dengan adanya laporan tersebut Pers Polsek Ubud mendatangi TKP untuk melakukan Olah TKP, bahwa korban sudah menjadi mayat dengan kepala menghadap ke barat, di wajah terdapat lebam, kedua mata lebam, pipi lebam, kedua tangan sudah kaku, sekujur tubuh sudah kaku,keluar darah dari mulut sebelah kanan, ada lebam di dada dan perut, memiliki riwayat efilepsi.
Selain itu, menurut keterangan dari saksi Dewa Ayu Sri Agung selaku yang mengurus korban selama tinggal di Bali mengatakan, bahwa korban sejak datang ke Bali pada tahun 2011 sudah memakai kursi roda akibat penyakit epilepsi yang dideritanya.
Kemudian, pada tahun 2008 korban diketahui sempat melakukan bunuh diri di Jepang dengan terjun dari lantai gedung namun selamat. Selama korban diurus di Bali memang mengalami penyakit epilepsi sejak 11 tahun dengan sering berobat medis dan selama ini korban menjalani yoga di Kidung pemulihan Jiwa yang berlokasi di Tampaksiring, Gianyar, untuk pemulihan penyakitnya.
"Menurut keterangan pemilik indekost, bahwa korban tinggal di indekostnya sudah hampir 6 bulan. Selama tinggal di kostnya korban diketahui telah menderita penyakit dan sering membawa minuman berakohol," ujarnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya