WN Malaysia bawa sabu ke RI sekalian ketemu istri muda
Merdeka.com - Polisi mendalami penangkapan Mohd Airul Shah bin Otham (32), warga negara Malaysia yang menyelundupkan sabu dengan menyembunyikannya di dalam anus. Dari pemeriksaan sementara, pria ini diketahui sudah tiga kali bawa sabu ke Indonesia.
"Dia ke sini karena punya istri muda di Aceh. Pengakuannya sudah tiga kali membawa sabu-sabu. Tapi sebelumnya hanya 20 gram dan 30 gram, baru kali ini 100 gram," ucap Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Andjar Dewanto saat memaparkan penangkapan Airul kepada wartawan di Mapolda Sumut, Jumat (1/6).
Sebelumnya, petugas Bea Cukai Bandara Polonia Medan menangkap warga negara Malaysia, Airul Shah bin Otham sesaat setelah turun dari pesawat Fire Fly FY 3402 asal Penang Malaysia, Kamis (31/5).
Dia kedapatan membawa 128 gram di dalam anusnya. Sabu itu dibungkus kertas plastik dan kondom. "Setelah ditimbang berat bersihnya 100 gram," sebut Andjar.
Airul mengaku membawa narkotika itu untuk dipakai sendiri. Namun, polisi tidak begitu saja percaya dengan pengakuan pedagang komoditi daerah ini. Sebab, sabu-sabu seberat 100 gram dinilai bukan sedikit.
"Kita masih selidiki. Apalagi dia mengaku beli sabu-sabu ini dari bandar berinisial B di Malaysia. Dia beli seharga RM 10 ribu atau setara Rp 29 juta untuk 100 gram sabu. Ini sabu-sabu berkualitas bagus," paparnya.
Selain Airul, petugas sempat mengamankan Dedi Iskandar (33), warga Jalan Karya Kasih, Pangkalan Masyhur, Medan Johor. Namun, polisi hanya menjadikan calo di Bandara Polonia ini sebagai saksi, karena dinilai tidak terlibat dengan penyelundupan sabu-sabu ini.
"Setelah diperiksa ternyata dia hanya calo untuk memudahkan urusan administrasi penumpang pesawat, seperti menstempelkan paspor dan lain-lain," ucap Anjar.
Airul sendiri tak banyak berkomentar saat ditanyai. Dia bahkan sempat marah dan mengancam akan membanting alat rekam milik wartawan. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya