WN Jepang yang Lompat dari Apartemen Trauma Lihat Orang Berbadan Kekar
Merdeka.com - Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Nyoman Wirajaya menerangkan kondisi warga Jepang bernama Mika Hasegawa (38) usai melompat dari lantai dua apartemen masih mengalami trauma. Korban masih dirawat di RS BIMC, Kuta, Kabupaten, Badung, Bali.
"Saya belum berani wawancara karena trauma. (Korban) sudah sadar, tatapan matanya sudah kelihatan fokus," kata Wirajaya di Mapolsek Denpasar Selatan, Selasa (26/11).
Dia menyebutkan, bahwa setelah kejadian korban sempat koma dan saat ini sudah sadar namun masih trauma jika melihat orang-orang yang berbadan kekar.
"Kemudian saya bicara dengan staf dokter di sana juga, memang untuk sementara dia agak sedikit trauma melihat orang-orang yang berbadan kekar," ungkapnya.
Dia juga menyampaikan, saat kejadian korban mengalami luka semacam retak pada tulang leher. Kemudian saat ditanya apakah benar ada bekas cekikan di leher korban, polisi belum bisa memastikan.
"Mungkin (cekikikan) karena jatuh. Kita tidak bisa menduga-duga karena apa," ujarnya.
Polisi memastikan sebelum korban melompat, sempat ada orang yang membuntuti. Hal ini dikuatkan dengan rekaman CCTV yang memperlihatkan kejadian tersebut.
"Iya keliatan satu orang, dia (korban) diikutin karena dia tidak mungkin masuk sendiri. Karena kuncinya pakai elektrik, harus pakai card," ujarnya.
Di Bali korban tinggal bersama anaknya. Selama 3,5 tahun menetap di Bali, korban sering bolak-balik ke Jepang.
"Kita sambil menunggu suaminya hari ini. Karena dari korban sendiri kita belum bisa memintai keterangan. Anaknya sekolah di sini, menetap 3,5 tahun di apartemen itu tapi bolak-balik (Jepang-Bali)," ujarnya.
Sebelumnya, Mika melompat dari lantai dua Apartemen Sun Residence, kawasan Pemogan, Denpasar, Selatan, Senin (25/11) pukul 08.00 WITA.
Seorang saksi bernama Gede Yoga Saputra yang merupakan penjaga apartemen menerangkan, bahwa dia datang ke apartemen sekitar pukul 08.00 WITA.
Kemudian sekitar 10 menit, mendengar suara minta tolong dari arah belakang apartemen. Setelah diperiksa ternyata korban sudah dalam posisi tergeletak. Dia kemudian memanggil temannya dan melaporkannya ke polisi.
"Yang punya apartemen saya hubungi, dan terus ke Polsek dan minta bantuan ke Polisi kurang lebih 20 menit polisi datang langsung menangani," kata Yoga.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya